oleh

Rio Haryanto Tak Kalah Menjanjikan dari Wehrlein

Rio Haryanto akan menjalani debut balapan F1 di Sirkuit Melbourne, 20 Maret mendatang. (Getty Images/Mark Thompson)
Rio Haryanto akan menjalani debut balapan F1 di Sirkuit Melbourne, 20 Maret mendatang. (Getty Images/Mark Thompson)

JAKARTA I Pebalap Indonesia, Rio Haryanto, tetap memiliki peluang yang bagus meski berada di posisi buncit dalam hasil dua kali tes resmi Formula One (F1) di Sirkuit Katalonia, Barcelona.

Seperti dikutip dari situs resmi F1, Rio berada di posisi terakhir dari 23 pebalap dalam daftar kombinasi catatan waktu dua tes di Sirkuit Katalonia. Pebalap 23 tahun itu memiliki catatan waktu terbaik 1 menit 25,899 detik.

Catatan waktu itu diraih Rio pada tes hari terakhir, Jumat (4/3). Pebalap kelahiran Surakarta itu terpaut 3,314 dari Kimi Raikkonen (Ferrari) yang merupakan pebalap tercepat sepanjang dua tes yang berlangsung dalam dua pekan.

Sepanjang dua pekan tes di Barcelona, rekan setim Rio, Pascal Wehrlein, memiliki catatan waktu lebih baik. Pebalap asal Jerman itu berada di posisi ke-19 dengan catatan waktu 1 menit 24,913 detik.

Dengan 252 lap, jumlah putaran lap Wehrlein juga lebih banyak daripada Rio, yang menghabiskan 232 lap sepanjang dua pekan. Rio juga sempat mengalami kecelakaan saat menjalani tes. Selain itu mobil MRT05 yang dikendarai Rio sempat mengalami kebocoran oli.

Secara keseluruhan Rio masih berada di bawah Wehrlein dalam tes dua pekan di Barcelona. Namun bagi direktur balap Manor, Dave Ryan, menganggap Rio tetap berpeluang meraih hasil impresif saat menjalani debut balapan di Sirkuit Melbourne, Australia, 20 Maret mendatang.

“Rio jelas punya talenta. Masalahnya dia belum memiliki waktu yang banyak menggunakan mobil F1 sebelumnya. Melihat banyaknya larangan dalam tes, sulit untuk menyiapkan pebalap tampil di F1,” ujar Ryan seperti dilansir Crash.net.

Dibanding Wehrlein, Rio memang kalah pengalaman di ajang F1. Meski sama-sama berstatus sebagai pebalap rookie musim ini, namun Wehrlein sudah menjadi pebalap tes sekaligus cadangan untuk Mercedes sejak 2014. Pebalap 21 tahun itu sudah menjajal tes F1 bersama Mercedes dan Force India sejak dua tahun lalu.

Waktu dua pekan untuk melakukan adaptasi dengan mobil F1 jelas tidak cukup bagi Rio. Kondisi itu yang membuat Ryan yakin Rio akan meraih sukses bersama Manor seiring dengan bertambahnya pengalaman mantan pebalap GP2 Series tersebut.

“Rio tampil bagus di GP2 tahun lalu, dia berhasil meraih kemenangan. Sepertinya dia punya level yang bagus,” ucap Ryan.(CNN)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *