oleh

Warga Tanami Lubang Jalintim OI Dengan Pohon Pisang Siap Panen

INDERALAYA I Kesal Jalan Lintas Timur (Jalintim) Ogan Ilir terus mengalami kerusakan, akhirnya warga meluapkan kekesalannya dengan menanam pohon pisang siap panen, tepatnya di Jalintim Kilometer 42 depan Masjid Bayumi Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Padahal sebelumnya warga memasangkan ban bekas dan kayu sebagai pertanda agar pengendara lebih berhati-hati ketika meliuntasi lubang menganga tersebut.

Pantauan dilapangan, penanaman pohon pisang dilakukan warga setempat pagi tadi sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang sengaja tidak memperbaiki kerusakan ruas Jalintim. Sebelum melakukan penanaman pohon pisang, warga sempat menempatkan ban bekas dan kayu sebagai tanda bahwa dijalan ini ada lubang besar menganga.

Inisiatif menanam pohon pisang pada lubang besar itu merupakan keinginan warga setempat. Warga protes akibat lubang besar menganga itu kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Bahkan beberapa pekan lalu pengendara sepeda motor terbalik menghindari lubang tersebut dan mengalami luka ringan disekujur tubuh .

“Lubang besar didepan masjid ini bisa menjadi jebakan bagi pengendara. Bukan saja menyebabkan pengendara sepeda motor terbalik. Beberapa hari lalu juga hampir saja kendaraan roda empat bertabrakan lantaran salah satu kendaraan mengelak menghindari lubang besar itu,”kata Beri, warga Tanjung Seteko, Jumat (4/3/2016).

Menurut dia, kedalaman lubang tersebut cukup memprihatinkan mencapai lebih dari 30 centimeter dengan diameter lebih dari satu meter.

Dia hanya berharap pihak terkait seperti balai besar segera merespon dengan memperbaiki jalan tersebut dan jangan sampai memakan korban nyawa.

“Heran juga Jalintim ini hanya mampu bertahan 3 sampai 4 bulan. Setelah itu kembali rusak. Kami harap balai besar dapat bekerja profesional dan tidak asal-asalan dalam memperbaiki jalan negara ini,”ucapnya.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) Kabupaten OI H Muhsin Abdullah menyatakan terkait kerusakan Jalintim itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, dalam hal ini balai besar pelaksanaan jalan nasional III di Palembang.

“Ya, Jalintim itu merupakan jalan negara sehingga kami tidak memiliki kewenangan untuk memperbaikinya. Nanti kami akan desak balai besar untuk segera memperbaiki jalan lintas timur dengan maksud agar ke depan tidak memakan korban jiwa, terutama pengendara yang melintas,”jelasnya.(ST)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *