oleh

Kala ‘Tuyul’ Gentayangan di Negeri Paman Sam

tuyulJAKARTA I Berwujud mungil, tak berambut, dan suka mencuri. Kira-kira begitulah gambaran tuyul, salah satu makhluk halus dalam dunia mitologi Indonesia, dalam kebanyakan film lokal.

Sekalipun wujudnya menakutkan, tuyul bisa “berkawan” dengan orang-orang tertentu. Ia bahkan rela “diperalat” untuk mencuri barang-barang, terutama uang, oleh majikannya.

Tak hanya gentangan di dalam negeri, tuyul juga menjamah Negeri Paman Sam dan menakut-nakuti sejumlah warga lokal. Tapi tenang, itu bukan sungguhan, melainkan hanya di film.

Sutradara muda Tanah Air, Billy Christian, dan produser Gandhi Fernando kompak “memboyong” si makhluk halus ke Amerika Serikat untuk pemutaran film Tuyul: Part 1.

Ketika ditemui di kawasan Jakarta Pusat, kemarin (3/3), Gandhi mengaku Tuyul: Part 1 berhasil membuat histeris para penonton di New York. Film ini juga meraih penghargaan.

Tak main-main, si Tuyul merajai festival film internasional. Film yang sudah dirilis sejak 9 April 2015 ini meraih Winter Film Award kategori Film Terbaik, pada akhir Februari 2016.

“Pada Oktober tahun lalu, saya daftarkan Tuyul ke beberapa festival film internasional, salah satunya Winter Film Awards,” papar Gandhi yang juga berprofesi sebagai model, aktor, penulis naskah.

“Di sana saya kenalan dengan sineas mancanegara dari Meksiko, Puerto Rico, dan mereka ingin film Tuyul ditampilkan dalam Winter Festival Awards,” pria keturunan India-Manado ini menambahkan.

Gara-gara jadwal padat, Billy dan Gandhi sama-sama urung bertandang ke New York untuk menghadiri perhelatan Winter Film Awards dan menyaksikan pemutaran film garapannya.

“Selain jadwal saya sibuk, saya juga sudah pesimis, saya rasa Tuyul: Part 1 tidak akan menang saat itu. Akhirnya, saya meminta sahabat saya yang tinggal di New York untuk datang ke pemutarannya,” ia mengatakan.

“Enggak tahunya, pada Minggu pagi [28/2], saya dapat pesan bahwa Tuyul: Part 1 berhasil menang! Saya benar-benar enggak nyangka,” ungkap Gandhi penuh suka cita.

Menurut penuturan Gandhi, filmnya ditonton sekitar 170 orang di New York. “Mereka semua berisik ketakutan. Bagi mereka, film itu adalah suatu hal yang baru dan menarik,” katanya.

Tuyul: Part 1 mengisahkan tentang suami istri yang pindah ke daerah pegunungan. Di sana, mereka menemukan sebuah botol berisi tuyul jahat yang menganggu kehidupan mereka.

Selain Gandhi sendiri (yang kebetulan memang ganteng), film ini juga diramaikan oleh Dinda Kanya Dewi, Citra Prima, Karina Nadila, Topan Dicky, Ingrid Widjanarko, dan lain-lain.

Mulai besok (5/3), Tuyul: Part 1 bakal ditayangkan kembali khusus di bioskop CGV Blitz. (CNN)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *