oleh

Akses Jalan Sungai Keli Ogan Ilir Abrasi

INDERALAYA I  Akses jalan yang berada di Desa Sejangko 2 Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang merupakan jalan alternatif menuju ke Desa Sungai Keli Kecamatan Pemulutan Selatan sudah sejak sebulan terakhir mengalami abrasi atau longsor. Warga hanya berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan yang merupakan akses jalan tercepat menuju ke Desa Sungai Keli.

Pantauan dilapangan, sebagian besar akses jalan menuju ke Desa Sungai Keli ditimbun dengan menggunakan tanah liat. Kondisi jalan semakin parah ketika hujan tiba. Seringnya hujan mengguyur wilayah Ogan Ilir membuat tanah timbunan menjadi longsor.

Sejumlah kendaraan baik sepeda motor maupun mobil harus ekstra waspada melintasi jalan itu. Jika tidak hati-hati dan memilih jalan yang keras, tidak menutupkemungkinan kendaraan akan terjebak dijalan yang licin itu.

Kepala Puskesmas Desa Sungai Keli, Armayati mengaku sering melewati jalan tersebut. Hanya saja ketika melintasi jalan itu sedikit berhati-hati karena kondisi jalan rusak dan longsor.

“Memang jalan alternatif tersebut longsor jadi agak susah untuk lewat dari jalan itu. Apalagi setelah hujan, jalan menjadi lengket dan berlumpur. Padahal jalan inilah yang sering dilalui menuju Desa Sungai Keli,”tuturnya.

Dia hanya berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan tersebut menginggat jalan ini merupakan akses mempersingkat menuju Sungai Keli.

“Saya setiap hari melewati jalan itu, karena hanya jalan inilah yang jaraknya tidak terlalu jauh untuk menuju ke puskesmas,” ucapnya.

Setali tiga uang, mantan Kepala Desa Sungai Keli, Sirin mengakui adanya  kerusakan dan longsornya jalan alternatif tersebut.

“Susah sekali kalau mau melewati jalan itu. Sebenarnya bisa tapi harus hati-hati karena jalan licin dan berlumpur,”jelasnya.

Dia bersama warga lainnya hanya berharap pemerintah Kabupaten OI segera memperbaiki jalan tersebut. Karena jalan itu merupakan akses terdekat menuju ke Sungai Keli.

Terpisah, Kepala PUBM OI H Muhsin Abdullah mengaku pihaknya belum mengetahui kerusakan jalan itu. Namun pihaknya meminta warga dapat mengusulkan perbaikan jalan melalui musrenbang desa.

“Warga dapat mengusulkan perbaikan melalui musrenbang desa. Pastinya kami akan memprioritaskan perbaikan jalan yang benar-benar mendesak,”ucapnya (ST)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *