oleh

Tersangka Kasus Pembunuhan Anak Tiri Segera Disidangkan

BATURAJA I Setelah melakukan pemeriksaan dan melengkapi berkas yang dibutuhkan, akhirnya penyidik Satreskrim Polsek Pengandonan, melimpahkan berkas penyidikan atas tersangka kasus pembunuhan terhadap anak tiri di depan ibu kandungnya, yakni dilakukan oleh terangka Kurman (50), warga Desa Gunung Kuripan, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten OKU.

“Berkas pelimpahan tahap dua (P2) untuk berkas tersangka Kurman dan istrinya Sainubi telah rampung, kedua tersangka berikut barang bukti sudah kita serahkan ke pihak kejaksaan,” kata Kapolsek Pengandonan, AKP Andi Junianto SH melalui Kasat Reskrim, Bripka Maididi Gasiva.

Menurut Gasiva, setelah dilimpahkan, pihaknya hanya tinggal menunggu jadwal persidangan yang akan digelar oleh pihak Jaksa dan Pengadilan Negeri (PN) Baturaja.

“Untuk jadwal persidangan dan sebagainya akan diatur oleh pihak jaksa dan hakim pengadilan negeri, karena berkas perkara termasuk kedua tersangka dan barang bukti, sudah kita limpahkan,” tandasnya.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja, Sugeng Sumarno SH, melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang memegang perkara ini, Harius SH saat dikonfirmasi membenarkan, kalau berkas perkara kasus pembunuhan ini telah dilimpahkan pihak kepolisian kepihaknya.

Menurut dia, saat ini pihaknya masih menunggu lebih lanjut persiapan jadwal persidangan dari para hakim di PN Baturaja, mengingat berkas perkara tersebut masih akan diajukan terlebih dahulu pihaknya ke PN Baturaja.

“Perkaranya sudah kita terima, untuk jadwal sidang belum tahu kapan, karena Senin nanti berkasnya akan kita ajukan terlebih dahulu ke PN Baturaja,” tuturnya.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan yang dialami Kissi bin Mattuni (22), warga Desa Gunung Kuripan, Kecamatan Pengandonan OKU, yang tewas diduga dibantai ayah tirinya Kurman, ini juga melibatkan istri tersangka Kurmana yakni Sainuba yang merupakan ibu kandung korban. Bujangan ini tewas di hadapan ibu kandungnya dengan luka bacok di sekujur tubuhnya. Peristiwa pembunuhan sadis yang terjadi di sebuah pondok Kamis (19/11/2015) lalu. [Deni A. saputra]

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *