oleh

Kabur, Tiga Tahanan Polres OI Ditangkap di Medan

Ilustrasi
Ilustrasi

INDERALAYA I Tepat satu pekan persembunyian tiga tahanan Polres Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan (Sumsel) yang kabur pada Jumat pekan lalu yang diwanti-wanti jangan sampai tercium awak media akhirnya tertangkap. Penangkapan ketiga tahanan itu terjadi di Medan Sumatera Utara (Sumut) dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polres OI AKP Haris Munandar.

Adapun ketiga tahanan yang kabur dan berhasil ditangkap antara lain Sabila Rusdi alias Abah Agung (50), warga Medan Sumut yang tersandung kasus asusila, Alamsyah(55), warga Desa Tanjung Lubuk Kecamatan Inderalaya Selatan Kabupaten OI tersandung kasus kepemilikan sabu dan senpi, serta Amin Fahmi alias Sogek (40), warga Desa Sri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten OI tersangdung kasus narkoba.

Penangkapan ketiga tahanan tersebut sepertinya menjadi tanda tanya besar masyarakat. Sebab semua tahanan melarikan diri ke Medan, Sumatera Utara. Tidak menutup kemungkinan pelarian tahanan sudah terorganisir. Apalagi tersangka Sabila Rusdi alias Abah Agung yang tersandung kasus asusila merupakan pengusaha besar di Medan. Ironisnya lagi ketiga tersangka mengenakan sandal yang sama. Diduga kuat ketiga tersangka selama pelariannnya menginap di sebuah hotel di Medan.

“Petugas kami yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Haris Munandar berhasil menangkap kembali tahanan yang kabur pada Jumat pekan lalu. Mereka ditangkap di Medan, di tempat persembunyiannya,”kata Wakapolres OI Kompol E Tambunan.

Sayangnya Wakapolres OI belum bersedia mengizinkan wartawan untuk mewawancarai ketiga tersangka, termasuk bagaimana kronologis pelarian ketiga tersangka dan kronologis penangkapannya.

“Saya belum bisa menjelaskan kronologis proses penangkapan. Karena itu teknis intern kami. Nanti sajalah wawancara dengan tersangka karena belum menjalani pemeriksaan,”tutur Wakapolres.

Disinggung apakah nantinya ketiga tersangka mendapat sanksi tambahan, lanjut wakapolres, itu semua tergantung dari sidang pengadilan nanti. Begitu pun soal petugas penjaga sel yang diduga melakukan kelalailan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap petugas jaga sel.

“Tentunya akan ada sanksi yang diberikan kepada petugas yang melakukan kelalaian,”ujarnya.

Diketahui, Sabila Rusdi alias Abah Agung, warga Medan Sumut yang tersandung kasus asusila karena menikahi Rosalina (20), santri semester lima Pesantren Raudatul Ulum Sakatiga Ogan Ilir melalui seluler. Tersangka dilaporkan keluarga korban pada akhir 2015 lalu dan ditangkap awal Januari 2016 di Medan.

Sementara tersangka Alamsyah tercatat sebagai residivis karena pernah menjalani hukuman 4 tahun 7 bulan tersandung kasus narkoba. Tersangka kembali ditangkap petugas Sat Narkoba Polres OI pada 29 Januari 2016 karena kepemilikan satu paket sabu  dan senjata api.

Tersangka Amin Fahmi juga seorang residivis dan pernah menjalani hukuman 1,5 tahun penjara dengan kasus narkoba. Tersangka kembali ditangkap dengan kasus yang sama pada pada 28 Desember 2015 lalu. Tersangka merupakan jaringan sekaligus bandar narkoba lintas kabupaten atas kepemilikan narkoba jenis ineks dan sabu-sabu senilai Rp20 juta lebih.(ST)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

  1. ABAH AGUNG BUKANLAH SEORANG PENGUSAHA . MELAINKAN HANYA SEORANG PENULIS BUKU .
    ABAH AGUNG JUGA BUKAN MELARIKAN ROSALINA COCONUT BINTI M.JAMIL , MELAINKAN DIA DATANG SENDIRI KEMEDAN SEBAGAI TAMU .
    ABAH AGUNG LARI DARI TAHANAN POLRES OGAN ILIR HANYA UNTUK MEMBUAT SEJARAH,
    KARENA SELAMA INI TIDAK ADA SATU ORANGPUN YANG BERANI KABUR DARI SEL TAHANAN
    POLRES OGAN ILIR YANG DIJAGA RATUSAN PERSONIL POLRI YANG BERSENJATA LENGKAP.
    HE HE HE