oleh

Empat Lawang Siap Siaga Tanggulangi Bencana Alam

Fhoto : Ridi
Fhoto : Ridi

EMPAT LAWAG I Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, bersama unsur Muspida, Organisasi Kemasyarakatan dan organisasi lainnya, secara umum menyatakan siap melakukan penanggulangan bencana bencana. Mulai dari pendirian posko di Lima titik yang tersebar di Lima kecamatan, hingga peralatan penanggulangan bencana alam serta persiapan bantuan logistik untuk korban bencana.

Seperti menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana yang dilakukan pada Kamis (11/2), di halaman Pemkab Empat Lawang, yang dihadiri oleh Dandim 0405/Lahat Letkol CZI Srihartono, Wakapolres Empat Lawang, Kejari Empat Lawang serta seluruh SKPD yang ada di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

“Kita memberikan apresiasi yang cukup tinggi pada Pemkab Empat Lawang, tentang kesiapannya melakukan penanggulangan bencana alam. Mulai dari apel siaga, hingga mempersiapkan peralatannya dan mendirikan posko bencana di Lima titik,” ungkap Letkol CZI Srihartono, usai memimpin apel Kesiapsiagaan Bencana di Empat Lawang.

Sri Hartono mengatakan, Empat Lawang merupakan salah satu daerah yang rawan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Untuk itu, diperlukan penanganan dan antisipasi yang serius dari pemerintah daerah dan unsur muspida serta pihak terkait lainnya, agar bica cepat dan terorganisir. “Musim hujan berpotensi makin tinggi hingga akhir Februari atau awal Maret mendatang. Oleh karena itu, potensi bencana alam pun bisa datang kapan dan dimana saja. Hal ini perlu diwaspadai semua pihak, agar bisa meminimalisir korban jiwa,” tegasnya.

Sementara Sekda Empat Lawang, Edison Jaya mengatakan, sedikitnya Lima Posko tanggap darurta bencana alam, didirikan di lima zona. Masing-masing zona, menaungi dua kecamatan dan diisi sekitar 60 personil. “Gabungan personilnya dari Pemkab Empat Lawang, Polri, TNI, Dinkes, Pramuka dan beberapa organisasi yang siap membantu,” ujar Edison Jaya.

Ditempat yang sama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang, Khairullah menegaskan, mayoritas peralatan penanggulangan bencana dalam kondisi baik dan siap digunakan jika terjadinya bencana alam. “Alat yang rusak segera kami perbaiki, agar bisa digunakan. Seperti ada Satu perahu karet yang bocor, segera diperbaiki di Rafting Lahat. Secara umum, semua peralatan tidak menjadi kendala. Bahkan, logistik bantuan untuk korban bencana pun, sudah dipersiapkan oleh instansi terkait,” ungkap Khairullah (Ridi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *