oleh

Begal Merajalela, Dewan OI Minta Polres Proaktif

INDRALAYA I Untuk kesekian kalinya, aksi begal yang terjadi diwilayah hukum Polres Ogan Ilir makin menggila. Bahkan pelaku begal tak segan-segan melukai korbannya. Kalangan anggota DPRD Ogan Ilir meminta pihak Polres OI untuk lebih bersikap proaktif dalam menekan tindak kriminalitas, terutama aksi begal yang sangat meresahkan masyarakat.

“Kami minta penegak hukum Polres OI lebih meningkatkan patroli rutin dan lebih proaktif dalam mengungkap pelaku begal yang meresahkan. Bila perlu ditindak tegas. Kalau tidak ada action dari polisi, pelaku begal akan kembali bergentayangan menghantui pengendara dijalan,”kata anggota komisi IV DPRD OI Forsaid di Polsek Indralaya Selasa (9/2/2016).

Menurut dia, khususnya di wilayah Kecamatan Indralaya sejak Januari sampai Februari ini sudah beberapa kali terjadi aksi begal dijalan. Pertama kali terjadi di Ulak Segelung arah Sakatiga dan terakhir di Desa Arisan Gading.

Dia menilai langkah Polres dengan menerjunkan anggotanya melakukan patroli rutin dianggap belum maksimal. Sebab dilapangan kerap terjadi aksi begal yang memakan korban jiwa.

“Tindak kejahatan di Ogan Ilir ini semakin meningkat. Kami hanya berharap pihak berwajib dapat meminimalisir angka kriminalitas. Ya, kalau begini terus dan tidak ada action, maka pengendara menjadi was-was ketika sedang dijalan,” katanya.

Giliran Warga Tebing Gerinting Kena Begal

Diketahui, aksi begal kali ini dialami Entra Depi,23, warga Tebing Gerinting Utara Kecamatan Indralaya atau sekitar 300meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Arisan Gading Kecamatan Indralaya Selatan, sekitar pukul 07.00WIB.

Informasi yang dihimpun dilapangan, pagi itu korban dengan mengendarai sepeda motor Ninja RR warna merah BG 2957 UL bermaksud akan ke Tebing Gerinting untuk mengecas batterai mobil.

Namun saat di TKP, korban dihadang dua pelaku begal dengan menggunakan masker. Seketika salah satu pelaku mengeluarkan senjata api rakitan dan menembakkannya ke arah kepala korban.

Rupanya pistol rakitan tersebut tidak meletus. Selanjutnya pelaku kembali menembakkan pistolnya ke betis kiri korban. Namun sayang pistol pelaku tidak meletus. Disaat itu juga korban memanfaatkan situasi dengan menghajar salah satu pelaku. Melihat rekannya dipukul, salah satu pelaku pun mengeluarkan pisau dan menusukkannya ke arah belikat kanan korban.

Melihat korban tergeletak, dua pelaku begal langsung melarikan sepeda motor korban. Beberapa menit kemudian warga langsung melarikan korban ke klinik Syarkowi di Desa Tanjung Sejaro, Kecamatan Indralaya.

“Mereka (pelaku begal) tidak menggunakan kendaraan. Anak saya dihadang ditengah jalan. Sebenarnya anak saya bermaksud ke Tebing Gerinting ingin cas batterai mobil. Namun ditengah perjalanan dihadang orang tidak dikenal. Ini pertama kali terjadi. Padahal lokasi kejadian berjarak 300meter dari rumah,”kata ayah korban Zulfajri,56.

Dia hanya berharap pihak berwajib segera mengungkap pelaku begal yang sudah sangat meresahkan masyarakat Indralaya ini.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres OI AKP Haris Munandar melalui Kapolsek Indralaya AKP Makmun Arrasyid membenarkan adanya peristiwa aksi begal di Desa Arisan Gading Indralaya.

“Identitas kedua pelaku begal sudah kami kantongi dan saat ini petugas tengah melakukan pengejaran. Ya, sejak Januari sampai saat ini tercatat sudah ada 4 LP yang masuk ke Polsek Indralaya terkait aksi begal,”katanya. (ST)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *