oleh

Jalintim Ogan Ilir Minim Rambu dan Penerangan

INDRALAYA I Jalan Lintas Timur (Jalintim), tepatnya mulai dari perbatasan Palembang-Indralaya hingga Kilometer 30 Ogan Ilir sangat minim akan rambu-rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan. Akibat minimnya rambu dan penerangan jalan tersebut berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas di sepanjang Jalintim tersebut.

“Ya, peningkatan lakalantas masih didominasi terjadi di jalur Indralaya Palembang karena di jalur itu masih minim akan rambu-rambu lalu lintas seperti penunjuk arah, rambu hati-hati dan lainnya serta penerangan lampu jalan,”kata Kapolres OI AKBP Denny Yono Putro kemarin.

Menurut Kapolres, sepanjang tahun 2015 lalu tercatat kasus kecelakaan lalu lintas ada sebanyak 172 kejadian dengan korban meninggal dunia capai 72 orang, luka berat 88 orang dan luka ringan 120 orang.

Dari data tersebut, kata Kapolres, untuk penyelesaian kasus laka lantas ada sebanyak 103 kasus, 14 kasus sedang dalam proses dan 55 kasus dalam penyelidikan (tabrak lari).

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera merealisasikan penambahan rambu maupun penerangan. Namun sampai saat ini belum direalisasikan. Memang factor minimnya rambu dan lampu jalan memicu terjadinya kecelakaan,”tutur Kapolres.

Kapolres berharap pihak pemerintah kabupaten, provinsi maupun Balai Besar untuk segera menindaklanjuti dengan melengkapi rambu-rambu dan penerangan jalan di Jalintim OI.

“Ditahun ini, kami instruksikan petugas untuk melakukan patroli rutin yang bertujuan menekan angka laka lantas dan tindak kriminalitas dijalan,”katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kabid LLAJ Dishub Ogan Ilir M Yusrizal menambahkan khusus pemasangan rambu maupun penerangan lampu jalan merupakan tanggungjawab dari balai besar meninggat Jalintim merupakan jalan Negara.

“Untuk pegadaan rambu dan lampu jalan menjadi tanggungjawab balai besar karena Jalintim merupakan jalan Negara. Bisa juga pengadaan rambu dan lampu jalan dilakukan Dishubkominfo provinsi Sumsel melalui penggunaan DAK,”ujarnya.

Dia tidak menapik kalau terjadinya lakalantas di sepanjang Jalintim Palembang Indralaya terjadi akibat minimnya rambu-rambu lalu lintas dan penerangan jalan.

Sementara untuk pengadaan rambu lalu lintas di Ogan Ilir tahun ini, kata dia, rencananya akan difokuskan pada area menuju ke pusat Komplek Perkantoran Terpadu dengan mengalokasikan berkisar 40-50 rambu-rambu lalu lintas.

“Ditahun 2016 ini OI mendapatkan dana DAK untuk pengadaan rambu-rambu di jalan kabupaten. Memang pemasangan rambu ini dilematis. Ketika sudah dipasang, kerap hilang dicuri oknum tidak bertanggungjawab. Makanya kami minta masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas Negara ini,”tuturnya​. (ST)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *