oleh

AC Milan Tekuk Inter 3-0 di San Siro

Gelandang AC Milan Juraj Kucka (tengah) dan bek Internazionale Milan Joao Miranda sedang berjibaku dalam derby Milan. (REUTERS/Alessandro Garofalo)
Gelandang AC Milan Juraj Kucka (tengah) dan bek Internazionale Milan Joao Miranda sedang berjibaku dalam derby Milan. (REUTERS/Alessandro Garofalo)

ITALIA I Skuat AC Milan bisa memasuki ruang ganti di stadion San Siro dengan tertawa terbahak-bahak setelah mengalahkan rival sekotanya, Internazionale Milan, dengan skor besar.

Milan berhasil memenangkan laga derby dengan skor 3-0, Minggu (31/1/2016) waktu setempat atau Senin (1/2/2016) dini hari WIB.

Dalam laga tersebut Internazionale lebih dulu mengambil inisiatif serangan. Dalam kurun waktu empat menit sebelum menit ke-10 skuat besutan Roberto Mancini itu setidaknya empat kali mengancam gawang Milan yang dikawal kiper masa depan Italia, Gianluigi Donnaruma.

Setelah 10 menit pertama, Milan mulai bangkit. Keisuke Honda mulai memberikan ancaman ke daerah pertahanan Inter lewat umpannya kepada ujung tombak timnya, Carlos Bacca.

Usai saling serang dan saling melakukan serangan balik, Milan akhirnya berhasil unggul berkat umpan silang Honda yang sempurna disundul Alex. Sundulan Alex itu berhasil menjebol gawang Inter yang dikawal kiper Samir Handanovic.

Itu adalah gol kedua Alex dalam kompetisi Serie A musim ini. Di sisi lain, itulah untuk pertama kali Inter kebobolan lewat gol sundulan sepanjang tahun ini.

Empat menit babak kedua berjalan, wasit sempat memberi hadiah penalti kepada Inter setelah Donnaruma dinilainya menjatuhkan Eder. Namun, keputusan itu diubah akibat koreksi dari hakim garis.

Akhirnya wasit benar-benar memberikan penalti kepada Inter setelah Alex menjatuhkan Icardi di kotak terlarang. Namun, bola penalti yang dieksekusi Icardi pada menit ke-69 itu terbuang sia-sia setelah mengenai tiang kanan gawang.

Ivan Perisic yang mencoba mengambil bola muntah malah membuangnya ke luar lapangan.

Keasyikan menyerang, Inter justru kebobolan hingga dua kedua kali.

Gol pembuka di babak kedua berawal dari umpan silang Mbaye Niang ke dalam kotak penalti, tepat di depan gawang Inter.

Carlos Bacca yang tak terjebak offside muncul di antara Miranda dan Murillo lalu meluncur menceploskan bola tanpa bisa diantisipasi Handanovic pada menit ke-73.

Selain itu Niang akhirnya mencatatkan namanya di papan skor empat menit kemudian. Ia berhasil mengambil bola muntah setelah upayanya yang pertama hasil terobosan Giacomo Bonaventura berhasil ditepis Handanovic.

Milan berhasil mengulang prestasi yang terakhir kali dicapai pada April 2011 silam yakni mencetak tiga gol dalam laga derby.

Hasil itu tak membuat posisi dua tim tersebut berubah di papan klasemen sementara Serie A pekan ke-22. Inter tetap di peringkat empat dengan jumlah poin tetap yakni 41, sementara Milan tetap di peringkat enam dengan jumlah poin kini jadi 36.

Susunan Pemain:

AC Milan: Donnarumma; Abate, Alex, Romagnoli, Antonelli; Honda (Boateng 89′), Montolivo, Kucka, Bonaventura; Niang (Balotelli 79′), Bacca (Bertolacci 86′).

Internazionale: Handanovic; Santon, Miranda, Murillo, Juan Jesus; Brozovic, Medel; Perisic (Melo 78′), Eder, Ljajic (Telles 87′); Jovetic (Icardi 64′). (CNN)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *