oleh

Puting Beliung Luluhlantakan Rumah Warga Lubuk Keliat Ogan Ilir

 

Puting beliungINDRALAYA I Sebanyak enam rumah warga di Desa Lubuk Keliat Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI) rata dengan tanah, dan puluhan rumah lainnya mengalami rusak lantaran diterjang angin puting beliung yang terjadi Minggu (24/1/2016) sekitar pukul 15.30WIB. Keenam rumah warga yang roboh tersebut adalah milik Mahmud, Herman, Yusman, Ali, Mulyadi dan Husin Abdullah.

Selain meluluhlantakan rumah warga, terjangan angin putting beliung juga menumbangkan pepohonan dan menimpa tiang listrik sehingga aliran listrik di kecamatan itu terpaksa diputus. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana alam itu. Sementara kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Salah satu warga yang rumahnya roboh disapu angin puting beliung, Mulyadi mengaku saat kejadian angin putting beliung, dirinya mengklaim sedang berada dikebun. Hanya saja saat kejadian itu semua anggota keluarga berada didalam rumah.

“Saat hujan disertai angin putting beliung, saya sedang ada di kebun. Bergegas saya pulang dan alhamdulillah semua anggota keluarga selamat. Sementara rumah saya roboh diterjang angin,”ucapnya.

Saat ini, dirinya mengaku menginap dirumah sanak keluarga sembari memperbaiki rumah yang roboh bersama dengan warga setempat.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial OI H Edy Rizal mengaku mendengar ada rumah warga roboh, pihaknya langsung meninjau ke lokasi bencana dan langsung memberikan bantuan kepada 6 warga yang rumahnya rata dengan tanah.

Dia melanjutkan, pihaknya meminta pihak kecamatan dan desa untuk kembali mendata rumah warga yang terkena bencana alam ini sehingga dapat diberikan bantuan secepatnya.

“Untuk sementara ini, ada sekitar 11-30-an rumah warga yang mengalami kerusakan. Ya kalau dibawah 11 rumah, menjadi tanggungjawab kami (kabupaten). Tapi jika diatas 11 rumah menjadi tanggungjawab propinsi. Jika lebih dari 30 rumah warga, maka menjadi tanggung jawab pusat,”jelas Edy. (ST)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *