oleh

Kajian Amdal dan UKL-UPL Citty Mall Belum Turun. Kok bisa!

BATURAJA I Pembangunan pusat perbelanjaan Citymall Baturaja yang hingga kini masih berlangsung, ternyata sampai saat ini izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan City Mall Baturaja di kawasan Air Karang Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur , Sumatera Selatan masih belum selesai alias dalam proses.

Hal itu diucapkan kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) OKU Ir Iskandar Zulkarnain MSi melalui Drs Parlin Silaban Kabid pengendalian Amdal.

“Izin amdalnya masih proses jadi sebelum diresmikan gedung itu dipastikan izinya sudah akan keluar” kata Parlin.

Dijelaskanya penyebab lambatnya keluar izin ini diakibatkan karena berbagai prosesnya, termasuk kajian konsultan dari pelaku usaha City mall.

“Kita minta kajian konsultanya dulu, sesuai prosesnya,”ucapnya.

Saat ini kata Parlin, pihak City mall masih disibukkan dengan proses penyusunan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL).

Walau tidak tercantum dalam daftar wajib amdal. Namun demikian, dampak lingkungan yang dapat terjadi tetap perlu dikelola untuk menjamin terlaksananya pengelolaan lingkungan yang baik.

Pantaun dilapangan, sejak dibangunya bangunan tersebut, kawasan jalan A Yani tepatnya di depan Citi Mall serta sebagian kawasan Air Karang, mulai terkena dampak, apalagi musim hujan saat ini. Terlihat ada genangan air di jalan sehingga cukup membahayakan pengguna jalan, karena jalan licin apalagi ditambah sering adanya tanah liat yang menempel di badan jalan.

“Kita sudah melakukan teguran lisan terkait laporan masyarakat,” tukas Parlin.

Sementara itu, pihak pengembang sendiri sudah mengantisipasi sejumlah kemungkinan yang berdampak buruk bagi lingkungan. Salah satunya dengan membuat selokan yang cukup besar disekitat gedung citymall. (Deni A. Saputra)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *