oleh

Disnakertrans Ogan Ilir Ingatkan Pencaker Jangan Mudah Tertipu

Ilustrasi
Ilustrasi

INDRALAYA I Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Ogan Ilir menginggatkan kepada masyarakat selaku pencari kerja baru untuk tidak mudah tertipu oknum tertentu yang menjanjikan kemudahan dalam mencari pekerjaan. Ini menyusul makin banyaknya minat pencari kerja baik di dalam maupun luar negeri.

“Kami ingatkan pekerja agar pencari kerja jangan mudah tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pastikan dahulu bahwa pekerjaan itu aman dan terjamin. Tentu dengan melihat track record perusahaan maupun jasa penyalur perusahaan,”kata Kepala Bidang (Kabid) Latihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans OI, Suharsono, Kamis (21/1/2016).

Menurut dia, saat ini pihaknya telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan yang ada di Indonesia, termasuk beberapa negara dalam hal ketenagakerjaan. Namun sebelum melakukan kerjasama itu, terlebih dahulu harus melihat aspek jaminan ketenagakerjaan.

Dia melanjutkan kerjasama tersebut dilakukan baik untuk antar kerja antar dearah (AKAD) maupun antar kerja antar negara (AKAN).

“Kami telah melakukan kerjasama dengan tiga perusahaan besar di daerah Batam untuk penempatan tenaga kerja yang beradal dari OI seperti PT Hanindo, PT Tunas Karya Indo Swasta, dan PT Tunas Sarana Mulya dengan masa kontrak selama dua tahun. Sedangkan untuk AKAN, kami menjalin kerjasama dengan negara Taiwan, Malaysia, Hongkong dan Singapura dengan kontrak kerja selama dua tahun,”jelasnya.

‎Dia menuturkan tercatat sepanjang tahun 2015 ada sekitar 89 tenaga kerja OI yang bekerja di tiga perusahaan di Batam dengan rincian sebanyak 20orang laki laki dan 69 orang berjenis kelamin perempuan.

Sednagkan untuk AKAN ada sebanyak 233 orang baik bekerja dibidang informal atau penata pelaksana rumah tangga maupun formal sebagai operator perkebunan di Malaysia, Singapura, Hongkong dan Taiwan.

“Terhadap pekerja yang dinilai baik oleh perusahaan, maka akan ditindaklanjuti dengan perpanjang kontrak selama setahun dan tiga tahun. Bahkan jika pekerja dinyatakan bekerja baik dapat diangkat menjadi karyawan tetap perusahaan,”jelansya.

Terkait banyaknya persoalan tenaga kerja yang sering terjadi di OI, kata dia, selama ini khusus tenaga kerja yang di berangkatkan baik AKAD maupun AKAN tidak menemui kendala.

Kalaupun ada kendala, pihaknya mengupayakan agar permasalahan itu dapat diselesaikan secepatnya.

“Sejauh ini tidak ada permasalahan berarti. Ya, kalaupun ada, kami langsung turun tangan menyelesaikan masalah pekerja. Dengan deteksi sedini mungkin, kami harap tiap permasalahan itu tidak sampai melebar jauh,” katanya. (St)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *