oleh

DPRD PALI Minta PT Titan Komitmen Bangun Jembatan

PALI, I Setelah memenuhi undangan dari Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), guna membahas keluhan masyarakat Desa Pandan, Kecamatan Tanah Abang. Para wakil rakyat ini meminta, PT Titan untuk bisa berkomitmen dengan menepati janjinya, dalam membangun jembatan tahap awal di kilometer 23 jalan Servo yang menyebabkan ratusan hektar kebun dan sawah terendam air pada saat musim hujan.

CSR Internal Relresiotion PT Titan, Agung Hadiwidiyono membenarkan, bahwa pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan masyarakat Desa Pandan, dan berkomitmen untuk membangun satu jembatan yang sifatnya sementara di bulan Februari mendatang.

“Desember 2015 kita sudah melakukan pertemuan dengan warga Desa Pandan, terkait bangun jembatan sebagai permintaan warga, sudah menjadi prioritas. Karena belum dibangun, ada beberapa kendala tehnis, sehingga pembangunan kita alihkan ditahun 2016 ini,” ujarnya, Rabu (20/1/2016).

Ditambahkan, Edy Kaban selaku staf tehnis menjelaskan, untuk pembangunan tiga jembatan tersebut membutuhkan waktu, serta mengalami permaslahan pembebasan lahan di lokasi rencana pembangunan di kilometer 23. Secara Detail Engeneering Design (DED) sudah termasuk dalam kontrak kerja pembangunan jembatan tersebut.

“Kendalanya, untuk masuk alat berat di lokasi membutuhkan jalan khusus, oleh karena itu perlu pembebasan lahan untuk pembuatan akses jalan. Ada lebih kurang 800 meter persegi lahan yang harus di bebaskan. Jadi kami akan bangun satu jembatan yang sifatnya temporari terlebih dahulu di kilometer 23, mudah-mudahan pertengahan Februari bisa dibangun,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Devi Harianto SH MH melalui Ketua Komisi II Irwan ST mengatakan, sejak 2011 sampai saat ini tidak ada tindaklanjut dari PT Titan, untuk mencari solusi yang dialami petani karet dan sawah ini, akibat jalan pengangkut batubara itu membelah lahan warga. Ketika hujan turun maka genangan air tertahan dan menggenai ratusan lahan ini.

“Bagai mana tidak, jika musim hujan dan meluapnya air sungai Lematang, petani tidak bisa beraktivitas
akibat terendam air bahkan tiga minggu sampai satu bulan karet tak bisa diproduksi. Kita berharap PT Titan bisa membangun tiga jembatan sesuai dengan permintaan masyarakat,” pungkasnya. (Aras)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *