oleh

Tak Kunjung Selesai, PKL OKU Datangi Kantor Bupati

BATURAJA I Perjuangan para pedagang kaki lima (PKL) yang terkena penertiban beberapa waktu yang lalu nampaknya belum usai. Jika sehari Sebelumnya puluhan pedagang ini menggelar aksi demo di Kantor DPRD OKU menuntut keadilan pasca penertiban Lapak PLK oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) OKU, Kali ini belasan pedagang buah yang biasa menggelar dagangannya di depan kantor Penggadaian, tepat dibibir Jalan Warsito Kawasan Pasar Atas Baturaja, menyambangi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU.

Meski tidak menggelar aksi dengan membentang spanduk apapun, namun kedatangan para PKL yang didominasi oleh kalangan ibu-ibu ini sempat menjadi perhatian para ASN yang bertugas disana.

“Kedatangan kami disini hanya untuk mengadu dengan pak bupati, karena sudah seminggu ini kami tidak memiliki lapak dan tidak bisa berjualan,” tutur Lina (31) salah satu pedagang buah saat ditemui, Selasa (19/1/2016) di kantor Pemkab OKU.

Menurutnya para pedagang buah ini bisa saja menggelar dagangan di tempat biasa namun para pedagang buah ini tak ingin ambil resiko dan disalahkan, jika tetap mengglar dagangan di kawasan tersebut.

Saat ini ada sekitar 19 pedagang buah dari sekitar 35 pedagang yang belum mendapatkan tempat berjualan pasca penertiban tersebut.

Menurut mereka, sebelumnya mereka dijanjikan akan diberikan lapak di kawasan pasar atas Baturaja.

Setelah menunggu beberapa saat, perwakilan para pedagang ini kemudian diarahkan untuk bertemu dengan Asisten 1 Mirdaili SSTP MSI. Turut Hadir dalam pertemuan tersebut, Kabag Ops Polres OKU Kompol Nasution, Kasatpol-PP OKU Agus Salim dan Kepala UPTD Pasar Atas Bulmi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala unit PD Pasar Atas Baturaja Bulmi mengklain saat ini pihaknya tengah menyiapkan lahan untuk para pedagang berjualan di kawasan pasar atas.

“Jadi bukan kita tidak mengakomodir para pedagang. Hanya saja memang saat ini kita tengah mempersiapkan tangga menuju ke bagian atas pasar. Insya allah secepatnya kami kerjakan” pungkas Bulmi.(Deni A Saputra)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *