oleh

Lagi, Tuntut keadilan PKL Geruduk DPRD OKU

BATURAJA, Merasa tidak diberi tempat pasca dilakukan penertiban pasar atas Baturaja OKU beberapa waktu lalu, Buntut dari penertiban pedagang kaki lima beberapa waktu lalu, akhirnya ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) pasar atas Baturaja kembali melakukan aksi damai di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKU pada Senin (18/1/2016).

“Kami PKL ini berdagang untuk mencari rejeki makan, belum mengharap lebih. Tapi kalau tidak diberi tempat seperti ini, kami mau jualan dimana, Maksud kami ingin mengadukan nasib kami. Anak istri kami makan apa” kata Mahmud (48) seorang pedagang yang ikut melakukan aksi damai.

Dirinya mewakili sejumlah pedagang lain mengaku sanggup bayar lapak berjualan asal memang tersedia tempat berjualan. Karena menurutnya, sejak penertiban PKL Yang dilakukan Jumat (15/01/2016) lalu, hingga saat ini tidak diberi tempat. Akibatnya puluhan pedagang tidak bisa jualan.

Menaggapi hal tersebtu, Kepala Unit Pasar Atas Baturaja, Bulmi mengklain, titik permasalahan bukan tempat ataupun lapak berjualan. Menurutnya tempat sudah disiapkan di gedung pasar atas blok F.

“Masalahnya, para pedagang ini mintak ditempatkan didepan. sedangkan untuk di sebelah depan, pastinya tidak ada lagi,” katanya.

Menurutnya, penertiban PLK ini bertujuan tidak lain untuk menciptakan ketertiban, kerapian dan keindahan pasar. Selain itu, pihaknya berusaha menciptakan keadilan. Sebab, jika PKL ini berjualan di badan jalan, pedagang yang berjualan di dalam yang memilih los tentu akan timbul kecemburuan.

“Untuk itu kita sama ratakan untuk berjualan di dalam semua,” kata Bulmi.

Sementara itu, Kasat Pol PP Agus Salim, menilai, aksi damai yang dilakukan oleh para pedagang kaki lima ini, tidak dilengkapi dengan surat pemberitahuan ke pihak yang berwenang khususnya pihak kepolian. Dengan sangat terpaksa pihaknya membubarkan aksi damai.

“Karena mereka tidak ada surat pemberitahuan ke Polres OKU maupun ke Polsek setempat, ya terpaksa kita bubarkan”tukasnya

Sementara pantauan dilapangan, bekas lokasi lapak PKL di luar pasar tersebut kini mulai ‘disulap’ menjadi areal parker, khususnya parker Ojek dan Ojek ganding alias Becak Motor (Deni A. Saputra)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *