oleh

Serangan Teror, Kawasan Sarinah Thamrin Mencekam

BOM 2JAKARTA I Mal Grand Indonesia yang terletak di Jalan M.H. Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, menyatakan tutup sementara karena adanya ledakan yang terjadi di sekitaran Sarinah Thamrin, pada hari ini (14/1/2016).

Hal itu dikonfirmasi oleh pihak mal melalui via akun Twitter mereka.

“Karena ada situasi yang tak terduga, Grand Indonesia akan ditutup sementara sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, semoga semuanya tetap aman. #PrayForJKT,” tulis pihak mal.

Hingga saat berita ini diterbitkan, belum diketahui sampai kapan Mal Grand Indonesia akan ditutup.

Hal itu dikarenakan suasana di sekitaran jalan Thamrin masih mencekam, dan pihak kepolisian sudah menutup serta mensteralisasi kawasan itu.

Jalan Thamrin hingga Bundaran Hotel Indonesia juga ditutup untuk dua arah.

Terdapat sekitar 500 personel polisi yang dikerahkan di Jakarta Pusat yang dihantam ledakan. Sementara itu, lima mobil ambulans disiapkan di depan Hotel Sari Pan Pacific.

Menurut pihak kepolisian, terdapat sekitar empat pelaku yang merencanakan ledakan yang terjadi di depan kedai kopi Strabucks ini.

Terdapat rumor bahwa satu pelaku masih berkeliaran dan menuju ke arah Semanggi. Pelaku itu mengendarai sepeda motor trail berwarna hijau dan membawa senapan laras panjang AK-47.

Pihak kepolisian sudah merespon hal tersebut dengan mengejar sang pelaku.

Saat kejadian mencekam berlangsung, terdengar sekitar tujuh ledakan yang mengguncang Sarinah Thamrin.

Sampai jam 12 siang tadi, jenazah para korban masih belum diangkat dari jalan karena pihak kepolisian masih menunggu kantung mayat.

Korban dan Pelaku Belum Bisa Dipastikan

Belum ada kepastian jumlah pelaku dan korban serangan teror di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta, pada Kamis (14/1/2016), demikian dinyatakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal.

“Pelaku belum tahu, korban juga belum tahu, Pelaku lebih dari satu,” ujar Iqbal kepada wartawan di Jakarta.

Iqbal mengatakan polisi juga belum mengidentifikasi siapa pelaku yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut. Ia mengatakan perburuan pelaku saat ini dipimpin langsung oleh Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian.

BOM 3Ia juga menegaskan polisi saat ini sedang bekerja untuk menangkap pelaku yang diduga berhasil melarikan diri usai melakukan aksi teror.

“Pelaku tidak tahu dari kelompok mana, Petugas sedang bekerja,” ujar Iqbal.

Lebih lanjut, Iqbal mengungkapkan, polisi telah meningkatkan pengamanan terhadap objek vital yang tersebar di Jakarta. Penjagaan dilakukan sampai kondisi benar-benar kondusif.

Iqbal kemudian meminta seluruh masyarakat tenang menghadapi peristiwa teror tersebut.

Serangan teror terjadi di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat. Pelaku teror meledakkan bom di beberapa tempat termasuk pos polisi lalu lintas dan di perempatan dekat pusat perbelanjaan Sarinah. Ledakan pertama terjadi pukul 10.20 WIB. Pihak kepolisian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Sempat terjadi tembak menembak di dekat Starbucks dan pos polisi Sarinah yang kini telah hancur. Hingga kini suasana masih tampak mencekam. Polisi menutup dan mensterilisasi kawasan itu. Jalan Thamrin hingga Bundaran Hotel Indonesia ditutup untuk dua arah.

Polisi telah mengerahkan water cannon, tim Gegana, tim Densus, dan pasukan senapan laras panjang.(cnnindonesia.com)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment