oleh

2016, Alokasi Dana Desa Kabupaten OKI Capai Rp 240 Miliar

NursulahKAYUAGUNG I Alokasi dana desa Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan naik hingga tiga kali lipat dibandingakan anggaran tahun 2015 lalu. Demikian diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) OKI Hj. Nursula S.Sos dibincangi diruang kerjanya Selasa (05/01/2016).

Kata Nursula, anggaran dana desa 2016 ini lebih besar dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai dikisaran Rp 80 Miliar.

Menurutnya, dana desa tersebut akan dibagikan dalam tiga termin diperkirakan masing-masing desa akan mendapatkan sekitar Rp 650-800juta.”untuk besaran dana yang diterima oleh desa kita sesuaikan dengan luas wilayah dan kebutuhan desa tersebut akan tetapi paling kecil setiap desa mendapatkan Rp650juta,” katanya.

Menurut dia, kenaikan alokasi dana desa yang diterima mengacu pada target pemerintah pusat bahwa pada 2016 total besaran dana desa mencapai sekitar tujuh persen dari APBN. “Tahun 2017 kan ditargetkan dana desa 10 persen dari APBN, sedangkan sekarang baru tiga persen, sehingga pada 2016 masuk tujuh persen,” ucapnya.

Hj Nursula menambahkan, peruntukan dana desa untuk tahun mendatang tidak jauh berbeda dengan saat ini yang diarahkan lebih banyak untuk pembangunan infrastuktur dasar seperti jalan desa, serta saranan umum lainnya.

“Barulah sisanya dapat dimanfaatkan untuk arah pemberdayaan atau penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Pihaknya optimistis dengan peningkatan alokasi dana desa yang didapatkan Kabupaten OKI, akan lebih cepat dapat mengentaskan kemiskinan. Apalagi Kabupaten OKI sendiri sudah memiliki program membangun OKI dari desa

“Dengan dana desa saling menguatkan pembangunan yang ada di desa akan lebih pesat. Dengan demikian, desa harus mampu menurunkan tingkat kemiskinannya,” ucapnya.

Demikian juga, kata Nursula, tenaga pendamping yang disiapkan untuk mengawal penggunaan dan pelaporan pertanggungjawaban dana desa yang bersumber dari APBN itu juga sudah mendapatkan pelatihan dan akan diterjunkan mulai awal Januari 2016.

“Dana desa tidak diberikan sekaligus kepada 314 desa di Kabupaten OKI, tetapi dibagi menjadi tiga termin yakni termin pertama mendapatkan 40 persen, termin kedua 40 persen dan termin ketiga 20 persen. (Romi Maradona)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *