oleh

Listrik Belum Masuk, Warga Sugiwaras Empat Lawang Ancam Demo

EMPAT LAWANG I Sudah sekitar satu setengah tahun warga Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi menunggu dan bersabar akan masuk listrik di desa, pasalnya sejak dibangunnya jaringan listrik sampai dengan sekarang warga Desa belum menikmati listrik layaknya masyarakat pada umumnya.

Belum lagi kondisi tiang dan kabel listrik yang terpasang mengalami kerusakan bahkan ada beberapa tiang yang patah dan kabel yang putus. Pemerintah Desa (Pemdes) Sugiwaras telah melaporkan kejadian tersebut namun sampai dengan saat ini belum ada perbaikan sama sekali.

Agusalian (32) Anggota BPD Desa Sugiwaras ketika dibincangi wartawan mengungkapkan, dirinya dan warga lain sangat kecewa sampai sekarang belum masuk listrik di Desa, rasa kecewa tersebut dilontarkan lantaran sudah satu tahun lebih belum ada kejelasan kapan masuk listrik ke Desa karena listrik ini sangat didambahkan oleh warga.

“Yang jelas kami sudah kecewa sampai sekarang listrik belum masuk, sudah satu setengah tahun kami nunggu,” ucapnya.

Ditempat sama, Kepala Desa Sugiwaras Nasponi Aidi SE menuturkan, upaya demi upaya telah pihaknya jalankan baik menemui pihak dishutbuntamben maupun PLN, namun hasil tidak ada sama sekali, sehingga dirinya ingin menghadap kepada Kepala Pemerintahanan Kabupaten dan menanyakan langsung kenapa di Sugiwaras belum kunjung masuk listrik.

“Sudah sering saya temui orang dishutbuntamben maupun PLN tapi tidak ada hasilnya, terkadang percuma saja dan saya ingin menghadapi kepala daerah dan menanyakan kepana belum ada listrik desa kami,” ungkapnya.

Bahkan, sambungnya, dirinya siap bertanggung jawab apabila ada kendala dalam tebas bayang. Hal tersebut dipertegas karena karena selama ini kendala dihadapi oleh pihak Dishutbuntamben dan PLN ialah tebas Bayang.

“Kalau memang kendala tebas batang, saya siap bertanggung jawab yang penting listrik di desa kami ini masuk,” tegasnya.

Sudah banyak pihaknya mengadu kesana kesini namun hasilnya tidak ada bahkan sudah lama pula warga desa bersabar, namun apabila sudah tidak ada solusinya nanti maka warga desa akan melakukan aksi damai (demo) di Pemkab Empat Lawang dan Kantor DPRD.

“Tinggal meminta solusi kepada kepala pemerintahan, namun kalau tidak solusi maka kami akan mengadakan aksi damai di depan kantor DPRD dan Pemkab Empat Lawang karena warga sudah lama menunggu dan bersabar,” tegas Aidi lagi.

Bahkan, tambah Aidi, Sebelum tiang listrik rusak seperti ini alasan pihak Dishutbuntamben tinggal menunggu masuk jaringan atau api dari PLN tapi setelah ditunggu warga desa belum menikmati listrik apalagi kondisi sekarang yang tiang listrik patah, padahalnya sebelumnya permasalahan tebas bayang sudah diselesaikan.

“Kalau kondisi seperti ini warga sudah bosan menunggu, apa lagi kondisi sekarang ini belum ada perbaikan, warga pesimis listrik bisa masuk kedesa,” keluhnya. (Ridichen)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *