oleh

Penjabat Bupati PALI, Apriyadi Mendapat Penghargaan dari Kapolres Muaraenim

PALI I Terkait himbauan Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SH SIK beberapa waktu lalu kepada seluruh masyarakat yang ada dilingkungan Hukum Muara Enim dan PALI untuk menyerahkan Senjata Api Rakitan (Senpira) kepada Petugas kepolisian rupanya banyak mendapat respon positif dari masyarakat Kabupaten Penukal Abab lematang Ilir (PALI)

Himbauan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat terddapat 419 Senpira yang diterima Jajaran Polres Muara Enim. Sebanyak 125 dari senpira berasal dari Kabupaten PALI, dan yang paling banyak dari wilayah hukum Polsek Talang Ubi, yakni 63 pucuk Senpira terdiri dari 56 pucuk laras panjang jenis Kecepek dan 7 pucuk laras pendek.

Dari hasil tersebut, Kapolres Muara Enim memberikan Apresiasi dengan memberikan piagam penghargaan kepada Penjabat Bupati PALI Drs H Apriyadi MSi dan Camat Talang Ubi, Asrohi, Senin (7/12/2015).

“Saya sangat berterimakasih kepada masyarakat PALI yang telah memberikan senpiranya dengan sukarela, namun ini belum seberapa, mengingat Sumsel merupakan peringkat pertama angka tertinggi kejahatan dengan senpira, saya yakin masih banyak yang belum diserahkan Warga,” ujar AKBP Nuryanto.

Masih kata Nuryanto bahwa pihaknya masih menerima apabila ada masyarakat yang ingin menyerahkan senpiranya. “Kami masih menerima apabila ada warga yang akan menyerahkan Senpiranya, tapi apabila ada yang tertangkap memproduksi, menyimpan atau menggunakan senpira maka hukum yang akan menjeratnya, ancamannya bisa dihukum mati atau seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara,” ungkapnya

Lebih lanjut Nuryanto menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membeli kendaraan atau barang yang tidak jelas asal usulnya, karena akar dari curas atau curanmor adalah adanya penadah.

“Kita mendapat predikat rengking 3 dalam kasus curas dan curanmor, untuk mengurangi angka kejahatan ini. Saya himbau kepada masyarakat jangan asal membeli kendaraan atau barang yang tidak jelas, karena kalau tidak ada yang membeli, pelaku kejahatan tidak mungkin akan melakukan aksinya,” papar Kapolres.

Sementara itu, Apriyadi merasa bangga bahwa tingkat partisipasi masyarakat PALI cukup tinggi dalam merespon himbauan Kapolres untuk menyerahkan senpiranya.

“Ini adalah salahsatu prestasi kita,Saya bangga atas pemberian penghargaan dari Kapolres bahwa Kabupaten ini terbanyak dalam penyerahan Senpira oleh masyarakat,” ungkapnya.

Apriyadi juga menghimbau bagi masyarakat yang belum menyerahkan senpiranya agar segera memberikan barang berbahaya tersebut kepihak berwajib.

“Saya terus akan menghimbau dan mengajak masyarakat untuk menyerahkan Senpiranya, ini semua demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (Aras)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *