oleh

Masa tenang, SatPol-PP OKU Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Sat PolPP OKU menggelar apel usai penertiban APK Pilkada OKU di halaman kantor KPUD OKU Fhoto:Deni
Sat PolPP OKU menggelar apel usai penertiban APK Pilkada OKU di halaman kantor KPUD OKU Fhoto:Deni

BATURAJA I Satuan polisi pamong raja (SatPol-PP) Kabupaten OKU didampingi KPUD, dan Panwaslu OKU serta pihak kepolisian hari ini (06/12/2015) mulai menertibkan Alat peraga kampanye (APK) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU 2015, khususnya dalam Kota Baturaja.

Penertiban APK tersebut tak hanya APK yang dicetak KPUD setempat, namun APK yang terpasang di posko-posko dan tim pemenangan. Hanya saja, proses pelepasan paksa APK hanya dilakukan di tempat terbuka, sementara APK yang di pasang di posko pemenangan, diserahkan kepada tim pemenangan pasangan calon untuk dilepas sendiri.

“Sekarang ini sudah memasuki masa tenang, sesuai aturan semua APK yang terpasang harus dilepas atau diteribkan. Termasuk yang  dipasang diposko pemenangan pasangan calon,” kata komisioner KPUD OKU divisi Sosialisasi dan Kampanye Yudi Risandi SSos MSi saat ditemui sejumlah wartawan Minggu (6/12/2015)

Menurutnya, Sebelumnya pihaknya telah menggelar rapat dengan tim pemenangan pasangan calon serta sejumlah instansi terkait tentang rencana penertiban APK Pilkadan OKU saat memasuki masa tenang. Untuk APK milik tim pemenangan dan posko diberikan pilihan untuk menurunkan sendiri APK yang ada atau diturunkan oleh petugas.

“Dari pasangan calon berjanji akan menurunkan sendiri APK sehingga yang diturun,” kata Divisi

Dari hasil penertiban AKP yang ada, petugas mencopot sebanyak 452 buah alat peraga kampanye, baik yang berbahan dasar kain, kertas bahkan bilboard berukuran besar. Dari angka tersebut, sebanyak 44 bua APK milih pasangan No urut 1, yang didominasi APK berbentu Stiker dan Pamplet sebanyak 30 buah, dan sisanya merupakan APK benbentuk Baliho berukuran besar, Benner spanduk dan sebagainya.

Sementara alat peraga kampanye milik pasangan NO urut 2, petugas menurunkan sebanyak 308 APK, yang juga didominasi Pamplet dan sriker sebanyak 300 buah, sementara sisanya merupakan APK berbentuk Benner Baliho dan Sebagainya. (Deni A. Saputra)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *