oleh

5 Resep Turunkan Berat Badan Ala Pemenang Diet Experience November 2015

2b8cd109-722e-42f9-acea-69d8341a4d5a

JAKARATA |Masing-masing orang punya cara tersendiri untuk menurunkan berat badannya. Begitu juga para pemenang diet experience di bulan November 2015 yang membagikan kisahnya kepada detikHealth.

Siapa saja mereka dan bagaimana pola diet yang diterapkan? Yuk simak lima kisah diet paling menginspirasi di bulan ini seperti ditulis pada Kamis (3/12/2015).

1. Salman Daud Sembiring

Sejak Maret sampai Mei 2015 Salman menerapkan Diet OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet) yang ia kombinasikan dengan lari. Bobotnya berhasil turun 12 kg dari awal 88 kg menjadi 76 kg. Tapi, setelah itu pria 20 tahun ini mencoba melakukan puasa Daud (puasa selang-seling).

Selama bulan Juni sampai November konsisten menerapkan puasa Daud ditambah olahraga lari sekitar 20 menit per hari, minimal tiga sampai lima kali seminggu, berat badan Salman turun menjadi 69 kg.

Kisah diet Salman berhasil terpilih menjadi kisah diet paling inspiratif di bulan November 2015. Untuk itu, Salman berhak mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Selamat ya!

2. Rido Fernando

Bermula saat menemui teman semasa SMA-nya, Rido bertekad menurunkan berat badan sejak awal Januari 2014. Awalnya, Rido mengandalkan treadmill yang diselingi lari pagi dan sore di waktu senggang. Kemudian, ia hanya mengasup makanan baik lauk atau sayur yang dikukus dan tanpa garam serta gula.

Sesekali, di hari Sabtu atau Minggu Rido bebas makan apa saja asalkan tidak di malam hari. Rutin melakukan cara itu, berat badannya turun 10 kg. Lalu, Rido menambah olahraganya dengan latihan kardio 20 menit dan angkat beban 40 menit tiga kali seminggu.

Bulan Mei 2014, berat badannya turun sebanyak 26 kg dari semula 88 kg menjadi 62 kg. Sampai saat ini, Rido tetap menjaga rutinitasnya demi menjaga berat badan dan kesehatannya.

Seperti halnya Salman, kisah diet Rido juga sukses menarik perhatian dan menginspirasi banyak pembaca detikHealth. Untuk itu, Rido pun berhak mendapat hadiah uang tunai senilai Rp 500 ribu. Selamat!

3. Dyah Eka Putri

Enam bulan nge-kost di Purwokerto membuat berat badan Dyah melambung. Dia akhirnya memutuskan untuk diet dengan memperbanyak minum air putih, bahkan lebih dari 2 liter per hari. Meski di awal efeknya membuat tidak nyaman, tapi Dyah tetap konsisten melakukan cara itu.

Selain itu, Dyah juga mulai mengurangi porsi makan. Bulan pertama menjalankan diet ini, berat badan Dyah turun menjadi 60 kg. Selain itu, Dyah juga rutin lari pagi dan sore minimal 2 kali seminggu.

Setelah kurang lebih 5 bulan menjalani program diet ini, berat badan Dyah turun menjadi 53 kg, dari awalnya 62 kg. Untuk menjaga berat badan tetap stabil dan tubuh tetap sehat, Dyah mengganti camilan dengan buah dan sayur.

Dengan kisahnya ini, Dyah berhasil menginspirasi para pembaca detikHealth. Sehingga, Dyah berhak mendapatkan hadiah hiburan berupa merchandise dari detikHealth. Selamat Dyah!

4. Ika Masniari

Karena siklus haid yang tidak teratur, dokter menyarankan Ika untuk menurunkan berat badan. Program diet pun ia mulai di bulan Februari 2015. Ika mencoba menerapkan diet dengan aturannya sendiri.

Di pagi hari, ia minum perasan lemon dan susu nutrisi. Berkat cara itu frekuensi buang air besar (BAB) Ika lebih lancar. Di siang hari, ia hanya mengonsumsi nasi tiga sendok makan dengan lauk pauk yang banyak. Malam harinya, Ika hanya makan lauk pauk tanpa nasi.

Pola makan seperti itu ia kombinasikan dengan olahraga sepulang kerja, di antaranya circuit training, lompat tali, dan zumba dance.  Sembilan bulan menjalani diet seperti itu berat badannya turun 20 kg, dari awal 80 kg menjadi 60 kg dan siklus haid Ika pun teratur.

Kisah diet Ika juga menarik perhatian banyak pembaca detikHealth. Untu itulah, Ika berhak mendapatkan hadiah hiburan berupa merchandise dari detikHealth. Selamat ya Ika!

5. Ryvian Novindya

Mencoba berbagai jenis diet, berat badan Ryvian malah naik turun.  Hingga bulan Desember 2014, Ryvian mencoba diet karena takut mati muda. Di bulan pertama, dia hanya menerapkan diet OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet) tanpa olahraga dan bobotnya turun 10 kg.

Pola diet Ryvian berubah di bulan ke-dua di mana ia juga berolahraga kardio dan mengatur pola makannya. Nah, hari minggu adalah cheating day Ryvian agar ia tetap merasa bahagia. Setelah melakukan latihan kardio ditambah mengatur pola makan, bobotnya turun tapi badan Ryvian menggelambir.

Ia pun memasukkan porsi angkat beban saat latihan. Rutin melakukan cara itu, alhasil bobot Ryvian turun 47 kg, dari mulanya 122 kg menjadi 75 kg dalam 11 bulan.

Sama dengan kisah diet lainnya, pengalaman diet Ryvian juga terpilih menjadi salah atu kisah diet paling menginspirasi di bulan ini. Ryvian berhak mendapatkan hadiah hiburan berupa merchandise dari detikHealth. Selamat ya! (Andy/Detik)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *