oleh

Dituding Pihaknya Lakukan Pungli, Kasat Pol PP OKI itu Tidak Benar

KAYUAGUNG I Citra Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Ogan Komering ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tercoreng oleh ulah oknum yang mengaku sebagai anggota instansi penegak peraturan daerah (Perda) tersebut.

Pasalnya, empat orang oknum yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya, melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sejumlah kafe remang-remang yang berada di Pasar Sungai Baung, Desa Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan.

Modusnya, para oknum tersebut dengan berseragam Dinas SatPol PP dan menggunakan jaket, sehingga identitas nama mereka susah dilihat.

Peristiwa pungli tersebut terjadi pada Rabu, (2/12/2015) malam. Keempat orang oknum berpakaian dinas Pol PP dilapisi jaket itu, mendatangi para pemilik kafe yang terletak di dalam kawasan PT OKI Pulp & Paper Mills.

Berdalih melakukan pendataan, para oknum tersebut mengutip iuran kepada 40  pemilik kafe dengan besaran bervariasi, dari Rp 100 ribu–Rp 200 ribu/kafe.

Pemilik kafe yang namanya minta dirahasiakan demi keamanan menceritakan, kedatangan empat orang oknum tersebut di kawal oleh preman pasar. Oknum ini mendata nama pemilik kafe, jumlah pelayan dan pendapatannya.

“Mereka membawa map pak, alasannya untuk pendataan. Namun, mereka meminta sejumlah uang.  Karena takut, ya kami beri saja, demikian juga pemilik kafe lainnya,” ujarnya.

Ditambahkannya, dengan adanya pendataan yang dilakukan oknum petugas tersebut, dikhawatirkan hanya akan menjadi modus untuk mengambil setoran kepada para pemilik kafe.

“Kalau dari gaya mereka, sepertinya itu akan ditarik bulanan. Sebab petugas itu sudah menyampaikan tentang aturan dan ketertiban,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kabupaten OKI, Alexander Bustomi membantah, jika telah memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pendataan, terlebih lagi meminta-minta kepada pemilik kafe.

“Tidak benar itu. Saya tidak pernah mengeluarkan surat perintah kepada anggota saya,” tegasnya.

Alek meminta agar para pemilik kafe untuk dapat menunjukan ciri-ciri oknum tersebut, sehingga nantinya dapat mudah diketahui untuk diberikan tindakan tegas.

“Jika itu memang anak buah saya, tentu akan saya berikan tindakan tegas. Kita tidak ingin citra yang telah dibangun dengan baik, dirusak oleh tindakan oknum,” tutupnya. (Romi Maradona)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *