oleh

PDIP Bentuk Satgas Anti Money Politik

INDRALAYA I Pasangan calon  bupati dan wakil bupati AW Noviadi-Ilyas Panji Alam optimistis menang dalam pilkada Kabupaten Ogan Ilir karena berdasar hasil survei paslon ini lebih unggul dibandingkan paslon lainnya. Untuk menjaga agar perolehan suara tak berpindah ke paslon lainnya, terlebih saat mendekati hari pencoblosan pada 9 Desember 2015, Partai PDI Perjuangan membentuk satuan tugas (satgas) anti money politik.

Calon wakil bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam menyatakan dibentuknya satgas anti money politik ini adalah untuk mengamankan suara dilapangan karena berdasarkan riset terlebih lagi daerah pinggiran rentan akan terjadi politik

“Kami jaga kemenangan ini. Oleh karena itu, kami membentuk Satgas Anti Money Politik sehingga di TPS jangan terjadi manuver dan kader PDI Perjuangan akan ronda berkeliling di wilayah masing-masing,” tutur Ilyas, kemarin.

Dia menjelaskan, disamping itu pula, dibentuknya satgas ini tak lain karena rasa optimistis akan menang dalam pilkada Ogan Ilir. Bahkan semua jajaran partai mulai dari tingkat atas hingga ke anak ranting bergerak untuk memenangkan pasangan calon Ofi-

“Berdasarkan hasil survey internal, kami lebih unggul dibandingkan paslon lainnya. Oleh karena itu kami bentuk satgas ini untuk mengamankan perolehan suara,” ujar kata Sekretaris DPD PDIP Sumsel ini.

Saat disinggung peroleh suara saat pencoblosan nanti, Ilyas Panji Alam optimistis kalau pasangan Ofi-Ilyas akan meraih jumlah suara hingga persentase 50%.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI Perjuangan Sumsel, Julius Alev Yadhie menambahkan dibentuknya satgas anti money politik di pilkada Kabupaten Ogan Ilir ini atas dasar melihat situasi dan kondisi saat pelaksanaan pilkada OI ini yang rentan akan tindak kecurangan. Terlebih lagi mendekati hari pencoblosan yang rawan akan politik

“Kami membentuk satgas anti money politik untuk mengantisipasi pasangan calon lainnya melakukan politik uang. Hal ini jangan sampai terjadi karena akan menciderai hati masyarakat. Kami juga tidak ingin pesta demokrasi ini ternodai akan perbuatan yang  mencederai pelaksanaan pilkada,” kata

Satgas anti money politik ini, kata dia, berasal dari kader dan simpatisan partai yang berada di 241 desa di kabupaten Ogan Ilir. Masing-masing desa akan ditempatkan 9 satgas anti money politk. Sedangkan untuk 817 Tempat Pemungutan Suara (TPS), pihaknya akan menugaskan 5 satgas di tiap TPS.

“Di desa ada 2.169 satgas. Sedangkan TPS ada 4.085 satgas yang diturunkan untuk mengawal pelaksanaan Pilkada Kabupaten Ogan Ilir,” jelasnya. (Sultan)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *