oleh

Warga Sumsel Banyak Tak kenal Pejuang Lokal

PALEMBANG I Kepala Dinas Pendidikan dan Pariwisata Propinsi Sumatera Selatan Widodo saat Membuka Focus Group Discussion (FGD) di Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel ,Sabtu (29/11/2015) Mengungkapkan keprihatinannya karena pada saat ini banyak warga sumatera selatan terkhususnya pelajar dan mahasiswa di sumsel tidak mengenali pejuang lokal.

“Kita akan segera menerbitkan buku biografi Tokoh Pejuang Sumsel dan untuk yang pertama kita akan menerbitkan buku biografi Mayor Noerdin Pandji. Buku ini ditulis oleh tim yang dipimpin Prof Alfitri dari Universitas Sriwijaya, ini wujud keprihatinan kita karena banyak warga sumatera selatan terkhususnya pelajar dan mahasiswa di sumsel tidak mengenali pejuang lokal, ” katanya

Widodo menjelaskan penulisan naskah buku Mayor Noerdin Pandji, sebelum naik untuk dicetak dilakukan dulu Focus Group Discussion (FGD).

 “Kita berharap dari FGD banyak menghasilkan masukan dan koreksi dari para peserta khususnya para guru sejarah dan pengamat sejarah yang hadir, karena kita menginginkan agar buku tersebut bisa menjadi bagian dari muatan lokal,” terangnya.

Widodo menambahkan, pengungkapan sejarah pejuang Sumsel tidak akan berhenti pada alm Noerdin Pandji saja. Dia berjanji akan mengangkat biografi para tokoh pejuang Sumsel lainnya. “Tujuan mengangkat sejarah tokoh pejuang Sumsel ini, untuk menginspirasi anak-anak muda saat ini untuk mempelajari dan mengetahui perjuangan pejuang terdahulu,”pukasnya.

Sementara Mukti Sulaiman,Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel mengatakan, masih banyak warga Sumatera Selatan yang belum mengetahui secara lengkap tentang sejarah pejuang lokal daerah ini, karena minimnya informasi dan dokumentasi.

Mukti Menambahkan, walau kini nama-nama para pejuang tersebut banyak yang menjadi nama jalan tetap saja banyak warga yang tidak mengenal perjuangannya. “Siapa yang tahu sejarah perjuangan Kapten A Rivai atau Kolonel Burlian? Bahkan untuk nama Kolonel Burlian banyak yang salah menulis namanya,” tegasnya.

Pada 2015, dia mengungkapkan, Dinas Pendidikan setempat mulai mendokumentasikan sejarah pejuang lokal Mayor Noerdin Pandji. Dia menjelaskan, Mayor Noerdin Pandji merupakan tokoh perjuangan pada masa kemerdekaan yang ikut berperang hingga ke Lampung. Oleh karena itu, almarhum tercatat sebagai tokoh yang ikut merebut kemerdekaan Republik Indonesia di Sumatra Selatan.

Mayor Noerdin Panji adalah pejuang berpangkat mayor dengan karier kemiliterannya. Beliau juga sempat menjabat Komandan Batalyon 205 TT di Palembang. Mayor Noerdin Pandji tak lain merupakan ayah dari Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin. (Sonny Kushardian)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *