oleh

Ribuan Penganguran Serbu Job Fair

Ilustrasi
Ilustrasi
Kurangi Angka Pengangguran Hingga 9 Persen

PALEMBANG I  Tingginya angka penganguran di Kota Palembang disebabkan lesunya perekonomian dalam satu tahun terakhir dan minimnya lapangan pekerjaan yang ada, Untuk mengurangi angka pengangguran, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang  menggelar Job Fair tahap kedua pada  tahun 2015 yang berlangsung di halaman Kantor Disnaker, Rabu (25/11/2015)

Kepala Disnaker Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan, kegiatan Job Fair akan berlangsung  selama dua hari, yang dimulai senin dan akan berakhir pada hari ini selasa (26/11/2015).

Lowongan kerja yang disediakan dalam Job fair 2015 ini, diikuti dari berbagai perusahan mulai dari  industri pengolahan, penanaman modal, perdagangan, hotel, pembiayaan, perbankan, industri dan otomotif. Pada hari pertama, pencaker yang mendaftar sudah mencapai 1.000 ribuan pencaker Kota Palembang, maupun luar daerah.

“Ada lebih dari 2.200 lowongan pekerjaan yang dibutuhkan, perusahaan-perusahaan yang menjadi peserta Job Fair, yang kita adakan. Jadi, jika 50 persen pencaker dapat terserap, artinya mengurangi angka pengangguran di Kota Palembang,”ujarnya.

Isnaini menerangkan, program Job Fair yang diadakan benar-benar mampu mengurangi angka pengngguran Kota Palembang maupun daerah lain di Sumatera Selatan (Sumsel). Pasalnya, pada tahun lalu, Job Fair yang diadakan berhasil mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Kota Palembang, sampai dengan 7-9 persen.

“Jika kita diaadakan satu tahun tiga kali. Maka angka pengangguran bisa berkurang sampai 27 persen, ini salah satu cara untuk mengurangi tingginya angka penganguran,”kata dia

Meski saat ini Disnaker memiliki bursa kerja online yang disediakan Disnaker dan sudah berjalan. Namun, untuk peminatnya masih Job Fair yang lebih efektif dalam mencarikan lowongan kerja kepada pencaker.

“Kebanyak pencaker maupun perusahaan masih lebih yakin kalau bertemu langsung untuk mencari maupun menawarkan pekerjaan. Mangkanya, Job Fair lebih banyak peminatnya,”jelasnya.

Pada tahun 2016 mendatang, pihaknya akan mengelar job fair di pusat perbelanjaan sehingga dapat memberikan kemudahan dan kenyamana bagi para opencari kerja, ia akui bahwa job fair yang digelar di halaman Disnaker belum begitu nyaman, selain sempit juga panas, namun pihaknya tetap mengupayakan pelayanan dan ketersediaan yang baik bagi perusahaan maupun pencaker.

Sementara itu, Rahma Alumni Bina Husada Palembang, mengparesiasi apa yang dilakukan oleh Disnaker dalam mengurangi angka pengangguran namun, lowongan kerja yang tersedia sebagian besar di lapangan seperti marketing dan sebagainya.

“Saya tetap memasukan lamaran, namun posisi yang tersedia sebagaian besar dilapangan,saya berminat bekerja didalam kantor seperti diadministrasi,”ujarnya.

Rahma mengkaui bahwa sudah sering memasukan lamaran kepada perusahaan namun lamaran yang dimasukan belum ada jawaban, dan mencari pekerjaan saat ini terbilang lebih sulit dibandingkan pada tahun-tahun lalu.

“Hampir satu tahu mengangur, saya berniat membuka usaha namun tidak ada modal, membuka usaha sekarang ini juga kurang tepat karena kondisi ekonomi yang sedang tidak stabil,”ujar dia.

Pantauan di  halaman kantor Disnaker Kota Palembang, kegiatan Job Fair yang mulai dilaksanakan, ramai diserbu ribuan para Pencari Kerja (Pencaker) baik tamatan S1 hingga SMA, memasukan lamaran yang berharap dapat diterima sebagai pegawai. (Supardi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *