oleh

Kuartal II 2016, PT OKI Pulp and Paper Mills Beroperasi Penuh

Managemen Sinarmas dan Bupati OKI, Iskandar SE saat presscon di ruang aula PT OKI Pulp and Paper Mills Kamis (19/11/2015) Fhoto : Romi Maradona
Managemen Sinarmas dan Bupati OKI, Iskandar SE saat presscon di ruang aula PT OKI Pulp and Paper Mills Kamis (19/11/2015) Fhoto : Romi Maradona

KAYUAGUNG I PT OKI Pulp and Paper Mills salah satu unit usaha Sinar Mas Group terus berupaya memperkuat perekonomian daerah tanpa mengabaikan potensi sumber daya manusia yang ada disekitar pabrik.

“Kita terus berupaya agar masyarakat juga menjadi bagian dan ikut berkontribusi sekaligus meraih manfaat dari kehadiran pabrik ini,”kata Board Mamber of Sinar Mas, Franky O Widjaja usai menandatangani nota kesepahaman pemberian beasiswa dan pendirian fasilitas pendidikan anak usia dini di lokasi pabrik Kamis, (19/11/2015).

Pabrik yang terletak di desa Baung Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI Sumatera Selatan ini, rencananya mulai beroperasi awal tahun depan dan memproduksi pulp sebesar 2 juta ton dan kertas tissue 500 ribu ton setiap tahunnya. “ Pertengahan 2016 mendatang OKI Pulp akan beroperasi secara penuh dan akan menjadi salah satu pabrik pulp dan kertas terintegrasi terbesar di dunia,”katanya.

Gandi Sulistyo, Direktur pengelola Sinar Mas mengatakan dirinya optimis kalau PT OKI Pulp akan menjadi pabrik kertas terbesar.

Menurutnya, bahan baku kayu akasia akan disediakan oleh mitranya di sekitar area pabrik di OKI dengan luas konsesi 584.425 hektar dan bahan baku dari mitra di Musi Banyuasin seluas 202.532. Dari luasan lahan konsesi itu sekitar 10 persennya terbakar. Sehingga pihaknya masih memiliki lahan cadangan yang besar. “Ekspor utama kami ke Cina dan beberapa persen pasar lokal,” ujar Sulistyo.

Secara umum katanya, pembangunan fisik pabrik saat ini sudah mencapai 55,3 persen.

Katnya, investasi yang dilakukan perusahaan dalam bentuk dukungan pembangunan infrastruktur fisik, ekonomi, serta pendidikan diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada. Saat beroperasi secara komersial, OKI Pulp & Paper diperkirakan akan diperkuat oleh hampir 3.500 orang karyawan langsung yang sebagian besar berasal dari masyarakat sekitar. Sedangkan 15 ribu orang lainnya diperhitungkan akan terlibat secara tidak langsung dengan aktivitas produksi, seperti sebagai mitra pemasok dan kontraktor. “Pembangkit listriknya akan memanfaatkan kulit dan getah kayu.”

Tingkatkan Nilai Ekspor Sumatera Selatan

Dengan beroperasinya PT OKI Pulp & Paper Mills ini, nilai ekspor Sumatera Selatan diperkirakan bakal meningkat sebesar 32% pada 2016 setelah PT OKI Pulp & Paper Mills memproduksi pulp sebanyak 2 juta ton per tahun.

Lokasi Pabrik Kertas OKI Pulp yang akan beroperasi penuh pada kwartal II 2016. fhoto : Romi Maradona
Lokasi Pabrik Kertas OKI Pulp yang akan beroperasi penuh pada kwartal II 2016. fhoto : Romi Maradona

Site Manager OKI Pulp & Paper, Gadang Hartawan, mengatakan nantinya perusahaan akan mengekspor pulp dan tisu senilai US$1,5 miliar atau setara Rp20 triliun per tahun.”Ekspor nonmigas Sumsel pada 2011 tercatat US$4,6 miliar dengan adanya rencana ekspor PT OKI bisa mendongkrak nilai ekspor hingga 32%,” katanya.

Katanya, ekspor yang berorientasi ke China itu juga dapat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Sumsel.”Kami proyeksi pertumbuhan PDRB Sumsel bisa menyentuh level 11% pada tahun depan melalui ekspor kami,” katanya.

Sementara itu Bupati OKI Iskandar mengatakan pemerintah daerah berharap keberadaan PT OKI memberikan dampak langsung bagi perekonomian kabupaten itu. “HTI PT OKI sudah mencakup sepertiga dari luasan Kabupaten OKI oleh karena itu keberadaannya harus berdampak bagi perekonomian dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Iskandar juga berharap dengan adanya pabrik ini ada kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD) yang mana tahun depan dipatok sebanyak Rp120 miliar.

Gunakan Teknologi Perintis

Dari sisi lingkungan keberadaan PT OKI Pulp and Paper Mills ini tidak diragukan lagi, bahkan pihak perusahaan memanfaatkan teknologi terkini seoptimal mungkin agar aktifitas produksi dapat berjalan semakin efisien dan ramah lingkungan.

Kondisi pembangunan Pabrik kertas terbesar. Fhoto : Romi Maradona
Kondisi pembangunan Pabrik kertas terbesar. Fhoto : Romi Maradona

Menurut Frenky, berdiri di areal seluas 1700 hektar, OKI Pulp and Paper Mills mengedepankan teknologi perintis yang bukan hanya hemat listrik tapi juga ramah lingkungan karena memanfaatkan energi terbarukan yang berasal dari kulit kayu. “ Teknologi ini menggunakan 100 persen bahan baku kayu yang berasal dari HTI dan juga menghemat pemakaian air,”jelasnya.

Selain itu, PT OKI Pulp & Paper Mills berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan dan bantuan sosial lainnya dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan juga memberikan bantuan beasiswa dan gedung PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Bantuan tersebut penyerahannya ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima dari G Sulistiyanto Managing Director Sinar Mas kepada Bupati OKI Iskandar SE dengan disaksikan Board Member of Sinarmas Franky O Widjaja di komplek PT OKI Pulp and Paper, (Romi Maradona)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *