oleh

Puluhan Perusahaan di PALI Tidak Melaporkan Dana CSR

PALI I Penjabat Bupati PALI, Drs H Apriyadi, MSi melalui Asisten III Drs Ruswani sangat menyayangkan kepada perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut. Pasalnya, dari puluhan perusahaan yang ada hanya enam perusahaan yang melaporkan bantuan Corporate Social Reaponsbility (CSR).

Hal ini  terungkap dalam Rapat Koordinasi Forum CSR Program kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten PALI, Kamis (19/11/2015).

Ruswani mengatakan, pihaknya mengapresiasi keenam perusahaan tersebut yang telah bersedia memberikan CSR perusahaannya serta memberikan laporannya kepada pemerintah.

“Sangat kita sayangkan, baru ada enam perusahaan yang melaporkan CSR nya kepada pihak Pemerintah, oleh karena itu semoga dengan adanya forum CSR dan PKBL di wilayah Kabupaten PALI, dapat mengajak perusahaan lain dalam memberikan CSR nya kepada masyarakat PALI”.

“Kita ketahui, lebih dari 55 ribu jiwa harus diberikan perhatian khusus, baik oleh pemerintah dan perusahaan, sehingga forum ini dirasa sangat membantu dalam menggandeng perusahaan memberikan bantuan CSR nya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA Kabupaten PALI Drs H Ms Sumarwan, MM mengatakan, dengan adanya Forum CSR dan PKBL dapat menselaraskan program pemerintah dengan pemangku kebijakan di perusahaan baik itu BUMD, BUMN, ataupun perusahaan swasta.

“Kita harap melalui forum CSR ini, dapat menselaraskan visi dan misi antara perusahaan dan pemerintah demi kemajuan dan peningkatan kesehjateraan di Bumi Serepat Serasan,” tutur Sumarwan.

Lanjut Sumarwan, untuk perusahaan yang belum memberikan CSR nya kepada masyarakat, pihaknya akan tetap memberikan asistensi kepada perusahaan tersebut.

“Kita akan terus memberikan asistensi kepada perusahaan-perusahaan yang belum memiliki visi dan misi yang sama dengan pemerintah Kabupaten PALI, seperti melakukan pendekatan sehingga CSR dari perusahaan tersebut dapat dinikmati masyarakat sekitar PALI,” katanya.

Forum CSR sendiri kata dia, merupakan wadah antara perusahaan dan pemerintah dalam menyatukan visi dan misinya. “CSR itu domain perusahaan, sehingga pendekatan-pendekatan emosional merupakan langkah kongkrit untuk menarik CSR perusahaan,” tutupnya.

Ketua forum CSR Heri Aminanto meminta semua pihak untuk dalam forum tersebut. “Saya yakin, jika semua pihak serius dalam forum CSR ini, bisa mewujudkan Kabupaten PALI yang sejahtera. Oleh karena itu, dukungan dari pihak pemerintah dalam operasional perusahaan pun sangat dibutuhkan sehingga kerja sama tersebut semakin harmonis,” kata pria yang juga menjabat FM PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field tersebut. (Aridi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *