oleh

Akses Jalan Darat Air Sugihan Dibuka

Bupati OKI saat melakukan pemotongan vita jembatan sungai rasau yang dibangun oleh PT OKI Pulp and Paper Mills senilai Rp 6,6 Miliar Kamis (20/11/2015) Fhoto : Romi Maradona
Bupati OKI saat melakukan pemotongan vita jembatan sungai rasau yang dibangun oleh PT OKI Pulp and Paper Mills senilai Rp 6,6 Miliar Kamis (20/11/2015) Fhoto : Romi Maradona

Dibangun Melalui dana CSR PT OKI Pulp and Paper Mills

KAYUAGUNG I Pembangunan jembatan Sungai Rasau yang menghubungkan antara Kecamatan Pangkalan Lampam dengan Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT OKI Pulp and Paper Mills senilai Rp6,6 miliar, kini selesai dikerjakan. Masyarakat kini bisa menggunakan jembatan tersebut untuk beraktifitas, karena telah diserah terimakan oleh PT OKI Pulp kepada Pemerintah Daerah (Pemda) OKI.

Serah terima jembatan yang dibangun sejak satu tahun silam ini, dilakukan langsung oleh Board Member of Sinar Mas, Franky O Widjaja didampingi Direktur pengelola Sinar Mas, Gandi Sulistyo dan Direktur PT OKI Pulp and Paper Mills, Gadang Hartawan kepada Bupati OKI, Iskandar SE, yang sekaligus dilakukan peresmian jembatan dengan pengguntingan pita oleh Bupati dan Manajemen Pabrik Kertas terbesar di Asia Tenggara tersebut, Kamis (19/11/2015).

Gadang Hartawan mengatakan, pembangunan jembatan yang memakan waktu hampir satu tahun tersebut bertujuan sebagai pembuka jalan darat wilayah Air Sugihan, yang selama ini terisolir karena tidak bisa ditempuh melalui jalan darat. “Dengan peresmian ini, maka jembatan ini selanjutnya bisa digunakan masyarakat untuk beraktifitas. Mudah-mudahan jembatan ini bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat OKI, khususnya bagi warga Air Sugihan dan Pangkalan Lampam,” ungkap Gadang.

Bukan hanya jembatan Sungai Rasau ini, PT OKI Pulp melalui dana CSR-nya juga telah membangun 11 jembatan penghubung desa di dalam Kecamatan Air Sugihan. “Selanjutnya, untuk perawatan dan pemeliharaan jembatan-jembatan akan dilakukan oleh Pemda OKI, kita hanya sebatas membangunnya saja. Kami harapkan kepada Pemda dan masyarakat di wilayah ini untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini, agar bermanfaat hingga puluhan tahun kedepan,” terangnya.

Penanda Tanganan Prasati yang dilakukan oleh Bupati OKI Iskandar SE Fhoto : Romi Maradona
Penanda Tanganan Prasati yang dilakukan oleh Bupati OKI Iskandar SE Fhoto : Romi Maradona

Gadang optimis, kedepan jika PT OKI Pulp and Paper Mills sudah beroperasi, akan terus eksis untuk masuk di pasar global, karena didukung bahan baku yang sangat dekat. “Pabrik kertas yang mendapat bahan baku dari luar, bisa eksis sampai puluhan tahun, apalagi OKI Pulp ini akan disuplay bahan baku dari dalam, kami yakin akan tambah eksis. Kita juga prioritaskan untuk kebutuhan masyarakat melalui CSR,” cetusnya.

Bupati OKI, Iskandar SE memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran PT OKI Pulp, karena telah membantu Pemda OKI dalam membangun insfrastruktur, terkhusus di wilayah pedesaan. “Bantuan CSR dari PT Pulp and Paper ini sangat membantu pemerintah dalam membangun infrastruktur jalan dan jembatan. Sekarang Air Sugihan sudah bisa ditempuh melalui jalan darat, kita akui bahwa Pemkab OKI sangat membutuhkan bantuan perusahaan, karena APBD OKI sangat minim untuk membangun infrastruktur,” ucap Iskandar.

Dikatakannya, langkah PT OKI Pulp and Paper Mills, yang telah membangun infrastruktur berupa jembatan ini dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan perkebunan lainnya yang ada di OKI. “Ada hampir 50 lebih perusahaan yang beroperasi di wilayah OKI, jika satu perusahaan membangun satu jembatan atau ruas jalan, maka saya yakin dalam beberapa tahun saja tidak ada lagi wilayah OKI yang terisolir, semuanya bisa ditempuh melalui jalur darat,” tandasnya.

Saat ini, sambung Iskandar, Pemda OKI memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, seperti Jalan Sepucuk yang menghubungkan antara empat kecamatan, yakni Kayuagung – Pedamaran Timur – Cengal – Sungai Menang. “Tahun ini sudah kita bangun Jalan Sepucuk dengan kontruksi cor beton yang menghabiskan dana Rp30 Milyar lebih. Kita targetkan 2018 tidak ada lagi jalan penghubung yang masih tanah, semuanya akan kita bangun dengan cor beton ataupun aspal,” pungkasnya. (Romi Maradona)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *