oleh

Dulu Air Sugihan Tak Dikenal, Kini?

KAYUAGUNG I Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memiliki luas sekitar 2.600 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 35 ribu jiwa yang tersebar di 19 desa.

Pada masa lalu Air Sugihan nyaris tidak dikenal. Wilayah yang sebagian besar merupakan lahan gambut ini mulai dikenal tahun 1980-an awal, saat pemerintah menjalankan program transmigran di wilayah ini.

Banyak cerita negatif mengenai kehidupan para transmigran saat itu. Bahkan akibat kemarau panjang, ada warga transmigran yang meninggal dunia karena kelaparan.

Saat kehidupan transmigran membaik, wilayah ini mengalami kebakaran hutan dan lahan gambut pada tahun 1997-1998, yang menyebabkan ratusan ribu hektar lahan menjadi padang rumput.

Pasca-peristiwa tersebut, hadirlah sejumlah perusahaan perkebunan sawit, dan disusul perusahaan hutan tanaman industri (HTI) berupa akasia. Kehadiran perusahaan ini memang memberikan dampak positif. Terutama sejak beridirnya pabrik kertas terbesar di asia PT OKI Pulp And Paper Mills.

Keberadaan PT ini mulai terasa setelah melakukan pembangunan jalan dan jembatan yang menjadi akses masyarakat sekitar. Bahkan Bupati OKI H Iskandar SE pada Kamis (19/11/2015) dijadwalkan melakukan peresmian jembatan Dusun 3 Sungai Rasau Desa Riding Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang dibangun oleh PT OKI Pulp and Paper Mills.

Dengan diresmikannya bangunan Jembatan Rasau yang menghabiskan dana miliran rupiah dengan kontruksi bangunan beton ini diharapkan bisa menghubungkan perusahaan ke desa, kecamatan, kabupaten kota melalui jalur darat.

Kabag Humas dan Protokol Pemda OKI Dedy Kurniawan SSTP mengatakan, Insyaallah Bupati OKI H Iskandar SE akan meresmikan jembatan penghubung di Dusun 3 Sungai Rasau Desa Riding tersebut. “Bupati rencananya akan meresmikan jembatan di Sungai Rasau bersama perusahaan,” kata Dedy.

Masuknya PT OKI Pulp & Paper Mills ini kata dia, wilayah Kecamatan Pangkalan Lampam dan Kecamatan Air Sugihan mengalami kemajuan. Maka secara tidak langsung tingkat ekonomi masyarakat di wilayah pesisir pantai jauh berkembang pesat.

“Selain terciptanya lapangan kerja baru, kondisi di sekitar area pabrik juga bakal di bangun perkomplekan, sarana olahraga, taman, sekolah, pasar dan berbagai pembangunan lainnya yang menarik minat pedagang serta pengusaha lainnya untuk membuka usaha di sekitar area yang bakal dibangun oleh PT OKI Pulp,” ungkap Dedy.

Sementara itu, Direktur PT OKI Pulp and Paper Mills, Gadang Harto Hartawan mengatakan, sejak peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Rasau, tanggal 19 November 2014 lalu, dan tanggal 19 November 2015, hari ini jembatan akan diresmikan oleh Bupati OKI H Iskandar SE.

“Bangunan jembatan ini tepat setahun, yang peletakan batu pertama oleh bupati dan kini peresmiannya juga oleh bupati,” ujar Gadang

Dibangunnya jembatan ini katanya, sebagai wujud kecintaan perusahaan dengan masyarakat OKI dan menyerap tenaga kerja asal Kabupaten OKI. Karena perusahaan membantu pemerintah untuk membangun desa terpencil yang memiliki potensi tinggi. (Romi Maradona)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *