oleh

Polres OKI Berjanji Berantas Premanisme di Lokasi PT Pulp and Paper

KAYUAGUNG – Polres Ogan Komering Ilir (OKI) berjanji akan memberantas aksi premanisme yang meresahkan para pedagang di kawasan Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan yang berlokasi di wilayah Perusahaan PT OKI Pulp and Paper Mills.

Maraknya pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum preman yang mengatasnamakan pihak keamanan, Kapolsek dari Polsek Air Sugihan terus meresahkan ratusan pedagang dan tempat hiburan karyawan OKI Pulp.

Bagi yang tidak menyetor uang, pemilik warung dipaksa untuk menutup warungnya sebelum membayar uang lapak diatas lahan milik perusahaan tersebut.

Kapolres OKI AKBP M Zulkarnai SIk melalui Kasat Reskrim AKP Dikri Olfandi SE SIk MM, Selasa (17/11/2015) mengakui, bahwa memang ada surat masuk ke Polres OKI terkait keberadaan puluhan preman di pasar kawasan PT OKI Pulp and Paper Mills yang terkoordinir oleh oknum kepala desa (Kades) setempat.

“Memang, informasinya bahwa setiap lapak itu dimintai uang Rp 2 juta/bulan, kami berharap pedagang yang merasa resah oleh pemerasan tersebut agar membuat laporan secara resmi ke polisi, sehingga pihak polisi cepat bertindak,” kata Dikri.

Menurut Dikri, meski belum ada laporan secara resmi dari pedagang maupun yang membuka lapak, pihaknya berjanji tetap akan memberantas keberadaan preman tersebut. “Bisa saja nanti kita tindak lanjuti dengan operasi tangkap tangan, kalau mau menunggu pedagang membuat laporan secara resmi dipastikan sedikit sulit, karena lokasinya diwilayah perairan, dan masyarakat pasti takut melapor,”katanya.

Sementara itu, Kapolsek Air sugihan, Iptu Darmanson SH mengatakan, anggotanya tidak pernah ke pasar itu. Mengenai pungutan yang mengatasnamakan pihak polsek tidak benar. Pihak perusahaan telah memiliki keamanan sendiri dari Polda Sumsel. “Kalau ada yang menyebutkan pihak Polsek melakukan pungutan akan saya tindak tegas,” tutur Iptu Darmanson beberapa waktu lalu. (romi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *