oleh

Setelah Ditangkap, Ular Phyton Sepanjang 9 Meter Dilepas Kembali ke Hutan

Ular phyton yang sempat menghebohkan warga Desa Indramayu Kecamatan Tanjung Agung.
Ular phyton yang sempat menghebohkan warga Desa Indramayu Kecamatan Tanjung Agung.

MUARA ENIM I  Warga Desa Indramayu Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim sempat geger dengan keberadaan Ular phyton sepanjang 9 meter dengan berat sekitar 80 kilogram disalah satu kebun kopi warga Sabtu (14/11/2015).

Awalnya ulur phyton tersebut ditemukan oleh warga bernama Ita di perkebunan kopi miliknya melihat hal tersebut Ita langsung memanggil warga untuk menangkap ular tersebut. “Waktu itu aku sedang membersihkan kebun kopi, ular itu tengah berendam di air sungai kecil. Saya melihat dan kemudian buru-buru kasih tahu kepada warga,”kata Ita.

Dikatakan, saat itu Ia kaget ketika akan mengambil air yang biasa dilakukannya setiap hari. Karena dirinya ketakutan kemudian berlari melaporkan hal ini kepada warga lain dan pemerintah Desa. Warga kemudian beramai-ramai menangkap ular tersebut dan dibawa ke kantor desa.

“Ketika warga berdatangan ingin menangkap, ular itu masih berendam, kemudian oleh warga ditangkap tanpa mendapat perlawanan. Ular kemudian diamankan,”lanjutnya.

Sementara itu, Kadul (35) warga yang menangkap ular tersebut mengatakan, saat ditangkap ular phyton dengan panjang sekitar 9 meter itu tubuhnya dipenuhi oleh luka bakar. Menurutnya, ular itu diduga sebelumnya terkena api akibat kebakaran dihutan saat musim kemarau.

“Saat kami tangkap, ular phyton itu sudah penuh luka bakar, lalu kami selamatkan di bawa ke kantor desa,”ujarnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kades setempat, Miko, bahwa saat ditemukan ular phyton tersebut dalam keadaan luka-luka. Diduga mengalami luka bakar, karena terdapat bintik-bintik merah di kulit, dan kulit ular terkelupas. Saat ini ular tersebut sudah dilepas kembali ke habitatnya di hutan desa Indramayu.

“Sempat menjadi tontonan warga dan ular kami selamatkan dan kita lepas lagi di hutan,”ungkap Miko.*

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *