oleh

Dua Hal Ini Jadi Penyebab Terbanyak Kejadian Cedera Mata

Foto: agung pambudhy
Foto: agung pambudhy

JAKARTA | Dari seluruh alasan mengapa cedera bisa terjadi, biasanya ‘karena kecelakaan’ adalah alasan yang pertama. Namun demikian sepertinya hal tersebut tak sama untuk mata.

Dalam pertemuan tahunan American Academy of Ophthalmology (AAO 2015), peneliti dari Johns Hopkins University mengungkap bahwa cedera mata sering terjadi karena perkelahian yaitu sekitar 8.000 kasus. Baru setelah berkelahi, alasan berikutnya yang paling banyak jadi penyebab cedera mata adalah karena terjatuh dengan angka sekitar 8.425 kasus.

Hal ini diketahui peneliti setelah menelaah data dari 47 ribu kasus cedera mata dari tahun 2002 sampai tahun 2011. Ada perbedaan demografi usia yang mencolok antar dua alasan tersebut, orang-orang yang cedera karena terjatuh rata-rata berusia di atas 60 tahun sedangkan orang yang cedera karena berkelahi antara 10 sampai 59 tahun.

Menurut peneliti sebagian besar kasus yaitu sekitar 3.000 cedera mata terjadi karena kepeleset dan 900 di antaranya melibatkan tangga. Sementara itu untuk alasan berkelahi, mata cedera karena terkena hantaman benda tumpul.

Pemimpin studi dr Christina Prescott mengatakan apapun alasan penyebab cederanya ada satu hal yang ia temukan ada kesamaan. Biaya rumah sakit ditemukan makin mahal padahal ilmu medis semakin modern sehingga pasien bisa tak lama-lama dirawat.

“Meski ada beberapa petunjuk, kami tak bisa mengetahui pasti mengapa saat ini semakin mahal untuk mengobati cedera mata. Mungkin ada kaitannya dengan harga obat. Ya apapun alasannya kita perlu lakukan intervensi untuk mengurangi jumlah cedera ini,” kata dr Prescott seperti dikutip dari Medical Daily pada Senin (16/11/2015).

Selain berkelahi dan terjatuh sebetulnya ada lagi penyebab cedera mata namun tak terlalu besar yaitu karena olahraga. Menurut peneliti ada sekitar 800 kasus yang kebanyakan terjadi pada anak-anak usia 10-19 tahun. (robi/detik)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *