oleh

Aceh Targetkan Bebas Buta Huruf pada 2017

Ilustrasi: Anak-anak membaca buku yang dibawa mobil perpustakaan keliling. (Foto: dok. Okezone)
Ilustrasi: Anak-anak membaca buku yang dibawa mobil perpustakaan keliling. (Foto: dok. Okezone)

BANDA ACEH | Pemerintah Aceh menargetkan provinsi itu bebas buta huruf pada 2017. Target ini optimistis dicapai karena jumlah warga buta aksara di Aceh diklaim terus menurun.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Hasanuddin Darjo mengatakan, jumlah masyarakat buta aksara di Aceh hanya tersisa 1,75 persen lagi. Angka ini diklaim mengecil dibanding tahun lalu yang masih 2,5 persen dari populasi penduduk.

“Kami menargetkan pada 2017 nanti Aceh benar-benar terbebas dari buta aksara,” kata Hasanuddin.

Sekretaris Daerah Aceh, Dermawan mengatakan, pemerintah serius memberantas angka buta huruf di Provinsi Serambi Mekkah. Dalam lima tahun terakhir jumlah warga Aceh yang melek huruf terus meningkat seiring berkurangnya angka buta aksara.

Menurutnya, lima tahun lalu jumlah penduduk Aceh berusia 15 hingga 59 tahun yang bisa membaca dan menulis sekira 95,21 persen. Sementara pada 2014, angkanya sudah meningkat jadi 96,3 persen.

“Sebuah pencapaian positif untuk memenuhi target deklarasi tentang pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah Aceh dalam beberapa hari ini menggelar pameran aksi Hari Aksara International (HAI) ke-50 di Kota Subulussalam. Pameran ini diharapkan bisa merangsang masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemberantasan buta aksara. (robi/okezone)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *