oleh

Pengadaan Tinta KPU OGan Ilir Telan Dana Rp56Juta

INDRALAYA I Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ogan Ilir mengalokasikan anggarannya untuk pembelian tinta sebanyak 1.634 botol sebesar Rp56.373.000. Pengadaan dilakukan secara penunjukan langsung kepada CV Kharisma Chemindo yang terletak di Jalan Tole Iskandar Perum Tirta Mandala Blok P4 Depok Jawa Barat.

Dipilihnya CV tersebut dengan alasan telah berpengalaman secara nasional dalam hal pengadaan tinta untuk KPU RI maupun KPU kabupaten dan kota lainnya di Indonesia saat pelaksanaan pemilihan presiden maupun pemilihan legislative beberapa waktu lalu.

“Karena nilainya dibawah Rp200 juta sehingga sistem penunjukkan langsung dapat dilakukan. Hanya CV Charisma Chemindo yang berada di Jalan Tole Iskandar Perum Tirta Mandala blok P4 Depok yang berpengalaman sehingga CV itu dipilih. Alhamdulillah tintanya sudah sampai ke KPUD OI,”kata Sekretaris KPUD OI Fathoni melalui Penjabat Pengadaan Barang KPUD OI Zulkarnain kemarin.

Menurut dia, untuk menyukseskan pilkada OI dibutuhkan sebanyak 2 botol di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Satu botol berisi 40 mililiter (ml) tinta yang sudah disertifikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan memiliki daya tahan yang lama. Disamping itu, tinta ini juga telah mengantongi standar nasional Indonesia (SNI).

Dia mengaku pihaknya tidak akan melakukan penunjukkan langsung jika CV tersebut tidak berpengalaman. Sebelumnya kalau CV itu telah memiliki segudang produksi dalam hal produksi tinta untuk pelaksanaan pemilu.

“Otomatis jika CV itu tidak berpengalaman dalam memproduksi tinta, maka kami (KPUD OI) tidak akan menunjuknya untuk memproduksi tinta,”terangnya.

Dia menuturkan pihaknya hanya ingin pelaksanaan pilkada di OI berjalan dengan lancar dan jika ada pihak tertentu yang mempermasalahkan pengadaan tinta ini dipersilakan karena pihaknya telah menjalankannya sesuai aturan berlaku.

“Semua sudah dijalankan dengan aturan yang ada. Silakan diperiksa jika ada kelalaian dalam hal pengadaan tinta ini. Jelas kami tidak akan berani menunjuk langsung kalau hanya ingin sekadar mencoba saja. Yang jelas kami ingin pilkada berjalan dengan lancar,’tuturnya.

Dia pun meminta kepada masyarakat OI untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang guna memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani masing-masing.

Terkait soal lokasi CV yang terkesan kumuh dan tak refresentatif, pihaknya sekali lagi menegaskan bahwa tidak benar kalau lokasi produksi CV tersebut terkesan kumuh. Hanya saja karena CV tersebut memproduksi tinta berada dalam gudang sehingga terkesan tidak beraturan. (Sultan)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *