oleh

Penjual Bensin Eceran, Edarkan Upal

Upallensaberitasumsel.com, MUARA ENIM – Yudhi Lebrianto (52), seorang lelaki yang kesehariannya penjual bensin eceran, nekat mengedarkan uang palsu pecahan lima puluh ribu di pasar Mambo II Muara Enim. Dia ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Muara Enim yang saat itu sedang berada di lokasi, kemarin, Kamis (23/7) sekitar pukul 22.00 wib.

Rupanya, dalam melakukan aksinya itu tersangka tidak sendirian, Yudhi menyuruh rekannya Mandra untuk membelanjakan uang tersebut  di warung rokok milik Rudi Frengki (44). Malam pertama, mereka berdua berhasil membeli sebungkus rokok. Sebab, yang menunggu warung anak korban yang tidak mengetahui kalau uang pecahan lima puluh ribu tersebut adalah uang palsu.

Setelah aksi pertama berhasil, malam berikutnya, mereka mengulanginya kembali di warung yang sama. Kebetulan malam itu, Rudi yang merupakan warga Jalan Rambang RT 02 RW 01 Kelurahan Tungkal, Muara Enim yang menjaga warung curiga kalau uang pecahan lima puluh ribu berbeda dengan uang asli.

Lalu, Rudi melaporkannya ke piket jaga SPK Polres Muara Enim. Mendapat laporan tersebut, malam itu juga petugas Satreskrim Polres Muara Enim langsung melakukan pengejaran. Rupanya, Mandra masih berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Mudah saja bagi petugas langsung mengamankannya, ternyata Mandra tidak mengetahui kalau uang tersebut adalah palsu. Mandra mengaku, kalau uang itu adalah milik tersangka Yudhi. Dia hanya disuruh beli rokok saja oleh Yudhi.
Tersangka Yudhi, malam itu bersama Mandra, langsung ditangkap petugas. Setelah dilakukan penggeledahan, dalam dompet Yudhi ditemukan pecahan uang lima puluh ribu. Setelah dikumpulkan totalnya sebanyak 12 lembar pecahan lima puluh ribu.

Berdasarkan barang bukti tersebut, keduanya langsung digelandang ke Polres Muara Enim untuk menjalani pemeriksaan.
Dari pengakuan Yudhi, kalau dia baru pertama kali mencetak uang palsu. Dia nekat melakukan itu karena penghasilan dari berjualan minyak eceran tidak mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari. “Baru sekali ini lah pak, aku cetak uang palsu,” katanya penuh penyesalan.

Disebutkannya, kalau dia pernah tersandung kasus penganiayaan pada Tahun 1996 sehingga dia mendekam di Lapas Muara Enim selama beberapa bulan.
Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto melalui Kasat Reskrim AKP Khalid Zulkarnain didampingi Kanit Pidsus Ipda Heri Irawan mengakui  telah mengamankan salah seorang tersangka pemilik uang palsu, Yudhi Lebrianto berikut barang bukti dua belas lembar pecahan lima puluh ribu dan sebuah dompet dan printer untuk menscanning uang palsu tersebut serta sepeda motor bebek Mio BG 2081 OT.

“Kini tersangka sudah kita tahan di Polres Muara Enim untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya berikut menyita barang buktinya,” ungkap Khalid. (Marshal)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *